196 Desa Belum Ajukan Pencairan Dana Desa Tahap II

Kamis, 11 Juli 2019, Dibaca : 322 x Editor : samian

Ririn Wedia
Kepala BPKAD Bojonegoro, Ibnu Soeyoeti.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, telah melakukan pencairan Dana Desa (DD) tahap II tahun 2019. Dari total 419 desa di 28 kecamatan, sebanyak 196 desa belum mengajukan pencairan.

Sementara, dari 28 kecamatan, ada delapan kecamatan yang belum sama sekali mengajukan permohonan. Yakni, Kecamatan Trucuk, Kepohbaru, Kedungadem, Kalitidu, Malo, Tambakrejo, Ngraho, dan Kecamatan Gayam.

Baca Lainnya :

    "Sebanyak 223 desa sudah menerima transferan dari Pemkab Bojonegoro," kata Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Desa (BPKAD), Ibnoe Soeyoti, kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (11/7/2019).

    Pencairan dana desa tahap dua sudah dilakukan pada 4 Juli 2019, dikarenakan sampai sekarang belum ada pengajuan pencairan.

    Baca Lainnya :

      "Rata-rata karena pekerjaan belum selesai, sehingga untuk pengajuan di pending," tukasnya.

      Akan tetapi, kata Ibnoe, pencairan akan dicairkan namun hanya tertunda saja, setelah laporan penggunaan untuk pemberdayaan masyarakat dan pengerjaan fisik selesai dan ada laporan pertanggungjawaban.

      Penggunaan dana desa yang tertunda tersebut sehingga berdampak pada pelayanan masyarakat yang juga ikut tertunda.

      Pada pencairan DD tahap II ini pagu anggaran sebesar Rp367 miliar, sedangkan yang terserap baru Rp78 miliar. Dari 419 desa yang sudah mendapat pencairan tersebut sebanyak 223 desa. Sedangkan sisa anggaran Rp216 miliar dengan desa yang masih belum mengajukan atau menyetorkan pencairan sebanyak 196 desa.(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more