Minggu, 24 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

20 Tahun Hilang, Pawai Lampion Kembali Dihidupkan

Editor: nugroho
Minggu, 13 Agustus 2017
12
ist
PAWAI LAMPION : Warga menyaksikan aneka macam lampion di Pawai Lentara Lampion Jonegoroan di Kelurahan Ledok Kulon.
SuaraBanyuurip.com
lampion

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro – Pemuda Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, Jawa Timur, menggelar pawai Lentara Lampion Jonegoroan, Sabtu (12/8/2017) malam. Kegiatan untuk menyambut HUT RI ke 72 dan Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 340 ini dipilih untuk mengenang kembali kegiatan yang sudah menghilang 20 tahun silam.

Ada sebanyak 28 group dari berbagai elemen masyarakat memeriahkan kegiatan tersebut. Mulai dari kalangan sekolah, universitas, pemuda, instansi pemeritah hingga komunitas-komunitas yang ada di Bojonegoro.

Pawai ini menyita perhatian masyarakat dari dalam dan luar kota Bojonegoro. Karena para peserta menyuguhkan kreativitas menarik seperti camilan tahu yang menjadi ciri khas home industri masyarakat Ledok Kulon, Naga, Ayam, Ikan, Garuda Pancasila, perahu raksasa, dan burung Meliwis Putih yang menjadi legenda Prabu Angling Dharma pada zaman Kerajaan Malowopati.

Masyarakat memadati jalan-jalan yang menjadi rute pawai Lentara Lampion Jonegoroan. Yakni dengan start dan finish Jalan Letda Suraji - Gerdu Suto - Jalan MH Thamrin - Jalan Panglima Sudirman - Prapatan Toga Mas -Jalan Hasanuddin - Jalan Mastrip –Perempatan Satlantas - Jalan KH Hasyim Asyari (barat pasar) – dan Jalan Mastrip.

Ketua Pelaksana, Faris Sigit menjelaskan pawai ini merupakan hiburan masyarakat yang sudah menghilang sejak 20 tahun silam. Sekarang, saatnya menghidupkan kembali dengan tampilan yang berbeda dan lebih semarak lagi. 

“Ajang ini diproyeksikan menjadi sarana promosi semua kalangan, baik perorangan, instansi, perusahaan, dan lain sebagainya," ujarmya.

Salah satu warga, Dita Aprilia berharap pawai ini bisa terus dilaksanakan tiap tahun dengan bentuk atau tema lebih kreatif lagi.

“Ini bagus sekali. Banyak tema yang disuguhkan. Saya rasa anak-anak, remaja, dan orang tua menyukainya,”  ucapnya.

Sementara itu, Asisten II Sekretariat Daerah Bidang Perekonomian, Setyo Yuliono berharap agar kegiatan ini dijadikan sebagai agenda tahunan untuk menyambut HUT RI ke 72 dan HJB ke 340.

“Ini bisa menjadi sarana promosi potensi Bojonegoro,” tegas mantan Camat Gayam itu.

Sejumlah instansi yang ikuti memeriahkan pawai ini di antaranya adalah Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), dan Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Pawai ini diberangkatkan oleh Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu S Bintoro bersama Muspika Bojonegoro. Mereka kemudian menaiki becak cinta mulai berjalan di barisan depan. (rien)

 

Dibaca : 206x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan