Minggu, 23 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

6.764 Pelajar Tingkat SMA di Bojonegoro Terima DAK Pendidikan

Editor: nugroho
Senin, 02 Juli 2018
dok/sbu
SEMANGAT : Pelajar tingkat SMA di Bojonegoro mendapat bantuan tunai dari DAK Pendidikan agar mereka tidak putus sekolah.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia 

Bojonegoro - Sebanyak 6.764 siswa tingkat SMA di tujuh kecamatan di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat bantuan tunai yang bersumber dari Dana Alokasi Pendidikan (DAK). Beasiswa itu dicairkan Badan Perkreditan Rakyat (BPR) setempat per 22 Juni 2018. 

"Dana DAK Pendidikan yang sudah tersalur sebesar Rp6.463.768.000,"  kata Direktur BPR, Sutarmini, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (2/7/2018). 

Dari total 28 Kecamatan, sampai saat ini masih ada 2 Kecamatan yang belum mengirim perbaikan proposal pencairan DAK, yaitu Kecamatan Sumberjo dan Baureno. 

"Kami melakukan pencairan sesuai pengajuan," tandasnya. 

Sementara itu, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro, Ibnu Soeyoti, menyampaikan, untuk Kecamatan Sumberjo ada 2 Desa dan Kecamatan Baureno ada 4 Desa yang belum mengirimkan proposal pencairan. 

"Untuk yang lainya sudah ditransfer ke desa, kemudian ditransferkan siswa melalui BPR," tandasnya. 

Meskipun masih ada yang belum menerima DAK Pendidikan setelah tahun ajaran baru pada Juni lalu berlangsung, dana tersebut tetap diterimakan kepada siswa-siswi calon penerima sesuai ketentuan berlaku. 

"Ya meski kelewat bulan untuk tahun ajaran baru bagi siswa kelas tiga, mereka tetap bisa menerima," pungkasnya.

Sama seperti tahun 2017 lalu, besaran DAK bidang Pendidikan untuk setiap siswa kelas X dan Kelas XI yang masuk dalam kategori orang tuanya miskin atau penerima Program Keluarga Harapan (PKH) sebesar Rp2,1 juta.

Kemudian untuk siswa kelas XII yang masuk dalam kategori orang tuanya miskin/ Program Keluarga Harapan (PKH) menerima sejumlah, Rp1.050.000 setiap siswa. Selanjutnya, Rp2.000.000 untuk setiap siswa kelas X dan kelas XI yang kategori orang tuanya non miskin/ mampu. Rp 1.000.000 setiap siswa kelas XII yang kategori orang tuanya non miskin/ mampu. 

Berikutnya, Rp 1.000.000 setiap siswa kelas X dan kelas XI yang kategori orang tuanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan I dan II. Sejjmkah Rp 500.000 untuk setiap siswa kelas XII yang kategori orang tuanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan I dan II.

Kemudian Rp500.000 setiap siswa kelas X dan kelas XI yang kategori orang tuanya PNS Golongan III dan IV dan Rp 250.000 untuk setiap siswa kelas XII yang kategori orang tuanya PNS Golongan III dan IV.(rien)

Dibaca : 501x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan