Sabtu, 5 September 2015
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
Dikabarkan Bagi-bagi Proyek, Camat Gayam Geram PEPC Diminta Tingkatkan Komunikasi Minta Tiang Flare TBR Ditinggikan Polisi Kawal Persoalan G4S dengan Pamtup 500 Barel Minyak Diduga Tidak Disetorkan di Pertamina Pedagang Akik Cepu Mengeluh Cepu Jadi Tuan Rumah Pameran Batik Blora Status Hutan Wonocolo Disinyalir Tidak Jelas KrisEnergy Diminta Perhatikan Warga Lokal Satpol PP Kesulitan Tertibkan Penambang Pasir Mekanik 10 Titik Sumur Tua Resmi Diserahkan PD Aneka Tambang 474 PPL Lamongan Dilantik Polres Bojonegoro Segera Bangun Rumah Babinkamtibmas Demi Saudara, Purnawirawan TNI Rela Rumah Dieksekusi KPU Tetapkan DPS Blora Waspadai Penipuan Naker J-TB Beradar Kabar Watu Gong Ngloram Cari Tumbal Pemilik Lahan Belum Sepakati Harga CJH Tuban Tidak Sesuai Kuota Tegaskan Satgaspam TNI Untuk Amankan Obvit Perda Sumur Tua Terancam Gugur Raperda Sumur Tua Tahap Serap Aspirasi Mbah Waridin CJH Tertua Lamongan Lapangan Kepodang Mulai Produksi Gas DPRD Dukung Pemkab Blora Ajukan Uji Materi UU 33 2004 Warga Tolak Harga PEPC Warga Terdekat Proyek Banyuurip Rawan Keracunan Tripatra Belum Bisa Pastikan Stabilitas Proyek EPC-1 Petani Banyuurip Kembangkan Bank Sampah Produksi Semangka di Lapangan Sumber Anjlok Isi Raperda Sumur Tua Disorot Tajam Kantor "KPU" Tuban Diserang Bom Lapangan Sumber Tak Ada Kabar Sumber Jalani Pemetaan Ulang Gelar Dialog Pastikan Pilkada Aman Bahas Izin Hulu Migas di Forum Operasional Pidato Presiden Didengarkan di Gedung Rakyat Akui Belum Dapat Informasi Proyek Maintenance Anggarkan Rp 30 Miliar Untuk Perbaiki Jalan

6 Jam Evakuasi Berlangsung Tak Kunjung Rampung

Editor: nugroho
Senin, 15 Oktober 2012
athok
Tak Kunjung selesai : meski proses evakuasi sudah berlangsung enam jam namun proses evakuasi tak kunjung rampung.

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro - Hingga pukul 22.00 Wib proses evakuasi truk bermuatan semen curah yang terguling di Jalan Raya Bojonegoro – Cepu, tepatnya di Dusun Madean, Kelurahan Jatak, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, belum juga kelar.

Padahal kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 wib sore tadi. Akibatnya, Wawik, tukang becak yang tertimpa truk bermuatan sekira 30 ton itu diduga kuat telah meninggal.

Informasi yang dihimpun suarabanyuurip dilokasi kejadian, proses evakuasi menggunakan dua eskavator yang dilakukan putags  sudah berlangsung sekitar enam jam sejak terjadinya peristiwa.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bojonegoro, AKP Oscar Syamsudin mengatakan, selain terkendala posisi truck yang sulit, juga dikarenakan masalah teknis evakuasi. Misalnya eskavator yang tadinya hanya disediakan satu unit tak mampu mengangakat beban truk yang melebihi alat berat yang melakukan evakuasi.

"Sementara satu kendaraan trend tersebut beratnya hanya 25 ton," ucapnya.

Meski demikian, satu unit kendaraan eksvakator sudah dikirimkan ke lokasi kejadian. Sehingga ada dua unit kendaraan alat berat. Jadi ada harapan agar evakuasi agar segera diselesaikan.

"Mudah-mudahan dengan penambahan alat berat ini dapat mengangkat beban truk," harapnya.

Sementara perkembangan terkini, warga semakin memadati lokasi. Bahkan warga luar desa madean juga mulai berdatangan untuk menyaksikan proses evakuasi.  Mereka penasaran untuk melihat peristiwa mengenaskan tersebut.

Diduga kuat, Wawik, Warga Desa Ngulanan, Kecamatan Dander yang tertimpa truk bersama becaknya sudah meninggal dunia karena lambanya proses evakuasi.(roz/suko)


Dibaca : 484x
FB
Ada 1 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Selasa, 16 Oktober 2012 12:09
miris sekali mendengarnya
yusefinia
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>