Kamis, 28 Juli 2016
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
Kang Yoto Ingin Pelaksanaan OGP Menyeluruh Muspika Mediasi Polemik Kompensasi Mudi EMCL Sosialiasikan Penutupan Sumur ATW Indonesia Akan Jadi Importir Gas di 2021 KIM Sendang Potro Sabet Juara Pertama Drilling Tapen-02 Masuk Run II Logging Terima Keputusan Managemen Buruh Bakar Ban dan Blokir Jalan JOB P-PEJ Terima Penghargaan Cinta Karya Nusantara Dinkes Berikan Vaksinasi Meningitis dan Influenza Pemdes Bubarkan Paksa Massa Gerah Kobar Buruh GCI Ancam Mogok Total Tuntutan Kompensasi Gerah Kobar Berakhir Deadlock BPBD Tinjau Semburan Lumpur Panas di Krondonan Massa Tagih Hasil Kajian Flare Ratusan Massa Mulai Berkumpul di Balai Desa Keuntungan Bagi Negara, Daya Tarik Bagi Investor Pasang Terop di Depan Pintu Sumur Mudi Harga Minyak Rendah Pertamina - Exxon Tetap Untung Sebut Kompensasi Mudi Jadi Pantauan BPK Besok, Warga Rahayu Kembali Demo JOBP-PEJ Belum Pastikan Groundbreaking J-TB Dilakukan Jokowi Atlet Futsal Timnas Ikuti IKA SMADA Cup 2 Setahun Penuh TPP Tak Dibayarkan Ninik: Jabatan Direktur Memang Harus Tenaga Medis Lakukan Deteksi Dini Narkoba pada Siswa Puncak Produksi Blok Cepu Bertahan 3 Tahun ITS Sebut Tak Ada Dampak Lingkungan di Mudi PDSI Ciptakan Sembilan Cyber Rig Tender EPC GPF JTB Masuki Tahap Komersil Kandungan Gas H2S Minyak Banyuurip Tinggi Pupuk Kujang Terancam Batal Bangun Pabrik di Bojonegoro Bojonegoro Raih Adipura Kirana dan Sekolah Adiwiyata Mandiri Pertamina Setuju Produksi Blok Cepu Dinaikan 200 ribu Bph Produksi Sumur Tapen Ditarget Lebih dari 600 bph Direktur Hulu Pertamina Kunjungi Sumur Tapen JOB P-PEJ Diminta Tetap Memberikan Kompensasi Main Pokemon Go PNS Bisa Diberhentikan Lamongan Raih Penghargaan Adipura Kirana Pengangkutan Material J-TB Biangkerok Kerusakan Jalan Gayam Minta Kejelasan Berakhirnya Kontrak Blok Tuban Perhutani Siap Kerjasama dengan Pemkab Pertamina EP Dukung Ide Pemkab JOB P-PEJ Sampaikan Hasil Riset Flare ke Pemda Gerah Kobar Rencanakan Aksi Susulan Permintaan Diskusi di Pad B Ditolak Massa Tuding Riset ITS Hanya Hamburkan Anggaran Desak Perwakilan JOB P-PEJ Temui Warga Ribuan Massa Kepung Sumur Mudi Ribuan Massa Bersiap Menuju Sumur Mudi Paskibraka Kecamatan Gayam Mulai Latihan Mobil Proyek JTB Perparah Kerusakan Jalan Gayam Basra Target Uji Coba Sistem Satu Arah SMP Tuban Sabet Juara 1 O2SN Jatim Sepakat Tolak Pembelian Premium dengan Jerigen Pemkab Tak Tahu Pemanfaatan Sewa TKD Gayam Kantor Utama Kontraktor EPC-1 Selesai Dibongkar Dandim 0813 Pimpin Apel Bersama di Mapolres Bojonegoro Darurat Kekerasan Terhadap Anak Korban Ternyata Berstatus Mahasiswa Bupati Ajak Dampingi Anak dengan Kasih Sayang Pria Ditemukan Tewas dengan Luka Bekas Sajam PT Tripatra Bagikan Tangki Air ke Masjid Blok Cepu Masyarakat Diminta Beli LPG di Pangkalan Polres Usut Kasus Perampasan Kendaraan Pencuri Coba Bobol ATM BRI Gayam Pembatalan Perda Berdampak Menurunnya PAD Targetkan DBH Minyak Bumi 2016 Rp 24,8 Miliar Tunggu Informasi Pemprov Soal Operasional BMKG Camat Margomulyo Jabat Kabag Humas Pemborong Dikeroyok Enam Debt Collector Sekolah Dilarang Gunakan Kekerasan Fisik di PLSBSB Pemda Tambah Anggaran Pembebasan JLS Rp18,5 Miliar Pertamina EP Realisasikan Perbaikan Jalan Tapen Realisasi DBH Pajak Tuban Capai 54,70 Persen PAD Bojonegoro 2015 Mencapai Rp376,9 Miliar Kompensasi TKD Gayam Belum Dibayar KPH Dukung Objek Wisata di Wilayah Hutan Tunda Balik Demi Pilkades PT BBS Harus Penuhi Kualitas SDM PT SI Bersama Swedia Sepakati Jual Beli CER Rencanakan Pembiayaan Daerah Rp 297 Miliar Perbaikan Jalan Tapen 02 Dianggarkan Rp2,3 Miliar Klaim TKD Kilang Tuban Hanya Soal Sertifikat Kesulitan Penuhi Pesanan Konsumen Lokalisasi Cangkring Kembali Beroperasi Polisi Gagal Mendapatkan Pelaku Penambang Wisata Blora Sulit Dikembangkan Bantu 37 Lembaga Sosial Anak Disinyalir Ada Pemalsuan Dokumen Nasib Buaya Kali Kening Belum Jelas Dewan Menginisiasi Raperda Pembangunan Perumahan Jalan Nasional Ditanami Bunga Bougenville Harga Gas J-TB dengan PT PKC Belum Sepakat Dukung Regulasi Alokasi Minyak ke Kilang Mini Warung Mamin Bermunculan di J-TB Giliran Wartawan Bojonegoro Diajak Bukber JOBP-PEJ GP Ansor Kunjungi Founding Fathers NU Pengelolaan Wisata Wonocolo Belum Jelas Wisata Ledok Dikelola LMDH Perbaikan Jalan Hutan Belum Ada Perjanjian Pemda Harus Kreatif Tingkatkan PAD Anggap Pembatalan Perda Wajar KIP Desa Sekitar Migas Minim Pemda Kesulitan Mendata Penambang Ilegal Pemboran Sumur Tapen 02 Mencapai 886 Meter Penurunan Produksi, Sebabkan Lifting Minyak Menurun Travo Gardu Listrik Terbakar Izin Wisata Wonocolo Tanggung Jawab Pemkab Disnakertransos Bakal Cek Data Korban di BPJS Landasan Helikopter J-TB Digenangi Air

6 Jam Evakuasi Berlangsung Tak Kunjung Rampung

Editor: nugroho
Senin, 15 Oktober 2012
athok
Tak Kunjung selesai : meski proses evakuasi sudah berlangsung enam jam namun proses evakuasi tak kunjung rampung.

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro - Hingga pukul 22.00 Wib proses evakuasi truk bermuatan semen curah yang terguling di Jalan Raya Bojonegoro – Cepu, tepatnya di Dusun Madean, Kelurahan Jatak, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, belum juga kelar.

Padahal kecelakaan tersebut terjadi sekitar pukul 15.00 wib sore tadi. Akibatnya, Wawik, tukang becak yang tertimpa truk bermuatan sekira 30 ton itu diduga kuat telah meninggal.

Informasi yang dihimpun suarabanyuurip dilokasi kejadian, proses evakuasi menggunakan dua eskavator yang dilakukan putags  sudah berlangsung sekitar enam jam sejak terjadinya peristiwa.

Kepala Satuan Lalu Lintas (Kasatlantas) Polres Bojonegoro, AKP Oscar Syamsudin mengatakan, selain terkendala posisi truck yang sulit, juga dikarenakan masalah teknis evakuasi. Misalnya eskavator yang tadinya hanya disediakan satu unit tak mampu mengangakat beban truk yang melebihi alat berat yang melakukan evakuasi.

"Sementara satu kendaraan trend tersebut beratnya hanya 25 ton," ucapnya.

Meski demikian, satu unit kendaraan eksvakator sudah dikirimkan ke lokasi kejadian. Sehingga ada dua unit kendaraan alat berat. Jadi ada harapan agar evakuasi agar segera diselesaikan.

"Mudah-mudahan dengan penambahan alat berat ini dapat mengangkat beban truk," harapnya.

Sementara perkembangan terkini, warga semakin memadati lokasi. Bahkan warga luar desa madean juga mulai berdatangan untuk menyaksikan proses evakuasi.  Mereka penasaran untuk melihat peristiwa mengenaskan tersebut.

Diduga kuat, Wawik, Warga Desa Ngulanan, Kecamatan Dander yang tertimpa truk bersama becaknya sudah meninggal dunia karena lambanya proses evakuasi.(roz/suko)


Dibaca : 635x
FB
Ada 1 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Selasa, 16 Oktober 2012 12:09
miris sekali mendengarnya
yusefinia
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan