Rabu, 19 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

602 Orang Berebut 64 Kursi Perangkat Desa di Tuban

Editor: nugroho
Jum'at, 14 September 2018
Ali Imron
SIDAK : Bupati Tuban Sidak Ujian Perangkat Desa di Kecamatan Palang atau sekitar jalur distribusi pipa minyak Blok Cepu.

SuaraBanyuurip.com Ali Imron

Tuban- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, kembali melaksanakan ujian perangkat desa secera serentak, Kamis (13/9/2018) di 61 Desa di 20 Kecamatan. Ujian diikuti oleh 602 orang pelamar yang memperebutkan 64 kuota Perangkat Desayang terdiri dari Sekretaris Desa (Sekdes), Kepala Urusan (Kaur), Kepala Seksi (Kasi), dan Kepala Dusun (Kadus). 

Untuk memastikan proses ujian berjalan dengan baik, Bupati Tuban, Fathul Huda dan Wakil Bupati Tuban, Ir. H. Noor Nahar Hussein, beserta Sekretaris Daerah Kabupaten Tuban, Budi Wiyana mengadakan peninjauan langsung atau sidak ke beberapa lokasi Ujian berbeda. 

Bupati melaksanakan sidak di Kecamatan Tuban dan Kecamatan Palang, sedangkan Wabup melaksanakan Sidak di Kecamatan Semanding, Grabagan dan Rengel. Sementara itu, Sekda melangsungkan sidak di Kecamatan Montong dan Singgahan.

Kepada suarabanyuurip.com, Bupati Fathul Huda merasa bersyukur atas terselenggaranya ujian perangkat desa yang berjalan dengan tertib, Bupati berharap ujian ini dapat dilakukan penyeleksian dan koreksi yang jujur, transparan sehingga hasilnya dapat diterima oleh semua pihak terkait dan tidak meninggalkan permasalahan dikemudian. 

"Saya memastikan ujian perangkat desa kali ini tetap mengedepankan prinsip kejujuran dan keterbukaan," terang Bupati Huda. 

Segendang seirama yang disampaikan, Wakil Bupati Tuban. Dijelaskan ujian perangkat desa berjalan dengan baik dengan pengamanan dan pengawasan maksimal dari Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimka).  

Adapun soal dan kunci jawaban dikirim terpisah dengan jadwal berbeda. Proses pengiriman soal ke lokasi ujian dilakukan pukul 06.00 atau 2 jam sebelum pelaksanaan ujian. Sedangkan kunci jawaban mulai dikirim pukul 10.00 WIB.

"Proses distribusi soal maupun kunci jawaban mendapatkan pengawalan melibatkan unsur Polri, TNI, dan panitia pelaksana ujian perangkat desa," tegas Wabup asal Rengel ini.

Wabup dua periode ini, menambahkan untuk konten soal pada ujian kali ini juga cukup kualified untuk menghasilkan perangkat desa yang berkualitas guna menjawab tantangan yang semakin kompleks saat ini, seperti dalam pengelolaan ADD dan DD yang jumlahnya sangat besar. 

Dipastikan pula, proses koreksi akan langsung dilakukan setelah ujian selesai dan hasilnya-pun akan langsung diumumkan. Upaya ini untuk mengantisipasi adanya persepsi negatif di masyarakat. 

Setelah proses penilaian selesai, jika diketemukan adanya dua nilai atau lebih yang sama untuk posisi yang sama, maka akan dilakukan tes ulang. Maksimal 7 hari setelah pelaksanaan ujian hari ini.

"Kami jamin tak ada jual beli kursi perangkat desa di Tuban," tegasnya.

Sementara, Sekda Tuban, Budi Wiyana yang melangsungkan sidak di Kecamatan Montong dan Singgahan menyatakan bahwa pelaksanaan ujian terpantau lancar dan berjalan kondusif. Budi juga menyempatkan berdialog dengan panitia ujian di kedua lokasi tersebut.

Hasilnya, tidak diketemukan adanya tindak kecurangan selama proses ujian berlangsung.

Sebagai Informasi, dalam seleksi perangkat desa tahun ini jika dirinci jumlahnya terdapat empat lowongan Sekretaris Desa (Sekdes) yang diperebutkan 46 Orang, 26 Lowongan Kepala Urusan (Kaur) yang diperebutkan 244 Orang, 17 Lowongan Kepala Seksi (Kasi) yang diperebutkan 153 Orang dan 17 Lowongan Kepala Dusun (Kadus) yang diperebutkan 158 Orang.

Jika dilihat dari jumlah desa disetiap Kecamatan yang melaksanakan ujian perangkat Desa, jika dirinci terdapat satu desa di Kecamatan Kenduruan atau sekitar Sumur Migas Albatros Putih (ABP-01), lima desa di Kecamatan Jatirogo, dua desa di Kecamatan Bangilan atau sekitar Lapangan Migas Tawun, satu desa di Kecamatan Bancar, dua desa di Kecamatan Senori atau sekitar Lapangan Migas Tapen.

Lainnya, dua desa di Kecamatan Tambakboyo atau sekitar PT Semen Holcim, empat desa di Kecamatan Kerek atau sekitar PT Semen Gresik, empat desa di Kecamatan Parengan, enam desa di Kecamatan Montong, empat desa di Kecamatan Soko atau sekitar Lapangan Mudi, Blok Tuban. Ditambah dua desa di Kecamatan Jenu atau sekitar Kilang TPPI, empat desa di Kecamatan Merakurak atau sekitar Lapangan Gas Sumber, tiga desa di Kecamatan Rengel, lima desa di Kecamatan Semanding, dua desa di Kecamatan Tuban.

Empat desa di Kecamatan Plumpang, tiga desa di Kecamatan Palang atau sekitar Jalur Distribusi Pipa Blok Cepu , empat desa di Kecamatan Widang, empat desa di Kecamatan Grabagan dan satu desa di Kecamatan Singgahan. (aim)

Dibaca : 1153x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan