Sabtu, 17 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Ada Anna - Wawan di Balik Demo Kontraktor Bojonegoro ?

Editor: nugroho
Kamis, 22 Februari 2018
medsos
TUNGGANGI ? : Mobil pribadi bergambar pasangan Cabup - Cawabup Anna - Wawan berada di antara truk yang ditumpangi pendemo.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Demo kontraktor dari Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (GAPENSI) Bojonegoro, Jawa Timur, bersama ratusan warga di kantor Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Penataan Ruang Jalan Lettu Suyitno, Kamis (22/2/2018), ditengarai ditumpangi kepenting politik pemilihan kepala daerah (Pilkada Bojonegoro). 

Di antara truk yang digunakan pendemo terdapat kendaraan pribadi yang berstiker pasangan calon bupati dan wakil bupati Bojonegoro nomor urut 3, Anna Muawanah - Budi Irawanto (Wawan) yang terparkir tepat di depan pintu masuk kantor DPU. 

"Kok ada mobil calon bupati dan wakil bupati di sana, apa memang ada dukungan dari calon kepala daerah atas aksi tersebut ya," kata Nanang, salah satu pengendara motor yang sempat berhenti untuk melihat aksi tersebut. 

Sontak saja foto kendaraan pasangan cabup-cawabup yang diusung PKB dan PDI-P ini langsung menyebar di media sosial baik Whatsapp maupun Facebook. Bahakan di foto tersebut diberi tanda tanya dengan ukuran besar

Menanggapi hal itu, Sekretaris Tim Kampanye Anna-Wawan, Donny Bayu Setiawan, mengatakan jika banyak kalangan yang membantu pemenangan pasangan tersebut. 

"Hingga saat ini banyak yang membantu pemenangan pasangan Anna-Wawan," ujar Dony dikonfirmasi terpisah.

Diantara kalangan yang mendukung pasangan Anna - Wawan, ungkap Donny, berasal dari kelompok perempuan, guru tidak tetap (GTT), kyai, petani, pemuda, profesional, termasuk rekanan  atau kontraktor.

"Mereka membantu sosialisasi dengan caranya, termasuk membranding mobilnya," tegasnya. 
Dia memperkirakan, kebetulan yang melakukan aksi itu adalah kontraktor-kontraktor yang menagih janji kepada Pemkab. Bisa jadi ada kontraktor yang kebetulan menjadi relawan Anna-Wawan dan ikut aksi menagih pembayaran pekerjaan itu.

"Yang pasti, itu murni tuntutan profesionalitas dan komitmen kontrak kerja antara Kontraktor dengan Pemkab, dan tidak ada kaitan dengan Pilkada," tandas anggota DPRD Bojongoro itu.

Dony berharap masalah ini menjadi pelajaran bagi semua dalam mengelola keuangan Daerah. Karena apapun alasan penundaan pembayaran yang berlarut-larut ini tentu ada konsekuensinya yakni tertundanya pembayaran para pekerja, kontraktor menanggung bunga bank, dan lain sebagainya.

"Kami berharap Kedepan penundaan pembayaran ini tidak terjadi lagi," pungkasnya.

Seperti diketahui puluhan kontraktor dari GAPENSI Bojonegoro bersama ratusan orang pendukung melakukan aksi demo di kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Bina Marga Penataan Ruang menuntut pembayaran proyek senilai Rp42,5 miliar segera dilakukan.(rien)

Dibaca : 1513x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan