Kamis, 21 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Air Hujan Genangi SDN Talangkembar II

Editor: samian
Rabu, 16 Desember 2015
SuaraBanyuurip.com/Ali Imron
SUKARELA : Sejumlah siswa dengan dibantu warga secara sukarela membersihkan lumpur di halaman Sekolah Talangkembar II.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Montong, Tuban, Jawa Timur, Senin (14/12/2015) kemarin, menyebabkan beberapa desa dan lahan pertanian terendam banjir. Tak terkecuali, air juga menggenangi SDN Talangkembar II. Akibanya, dengan terpaksa Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) harus diliburkan sementara.

“Kami terpaksa meminta siswa untuk belajar di rumah sementara,” kata Kepala Sekolah SDN Talangkembar II, Sholihin, kepada Suarabanyuurip.com, ketika di temui di lokasi sekolah, Selasa (15/12/2015).

Beberapa faktor penyebab terendamnya SD. Diantaranya, jarak sekolah dengan sungai dibelakangnya hanya 10 meter, sehingga ketika hujan lebat luapan sungai akan menggenangi sekolahan.

Selain itu, drainase (saluran air) yang berada di depan sekolah, atau di sisi jalan sudah tidak mampu menampung debit air hujan agar bisa mengalir lancar. Hujan selama 4 jam kemarin mengakibatkan luapan sungai, dan drainase menyatu di halaman sekolah.

“Insiden tersebut sudah berlangsung lama ketika hujan turun,” imbuhnya.

Pihaknya menjelaskan, luapan air sungai baru diketahui pagi hari, ketika siswa berangkat sekolah. Melihat kondisi tersebut pihaknya terpaksa meliburkan KBM sementara, karena kondisi kelas yang dipenuhi air bercampur lumpur.

“Beruntung tidak ada dokumen sekolah yang terendam,” jelasnya.

Terkait pembersihan air berlumpur yang mengotori sekolah, pihaknya menyewa tenaga bantu dari masyarakat setempat. Selain itu, beberapa siswa yang rumahnya berdekatan dengan sekolah suka rela membantu membersihkan lumpur.

Pihaknya meminta Pemkab Tuban untuk memperhatikan, dan memberikan solusi atas kejadian tersebut. "Tentunya untuk mengantisipasi hal serupa akan terjadi kembali ketika hujan lebat," tandasnya.

Secara terpisah, Camat Montong, Agus Wijaya, membenarkan, hujan lebat yang mengguyur wilayahnya telah merendam beberapa desa, dan lahan pertanian. Meliputi, Desa Sumurgung, Pucangan, Montong Sekar, Talun, dan Desa Pakel.

“Bahkan ada satu rumah yang dindingnya runtuh akibat longsor,” sambungnya. (Aim)

Dibaca : 543x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan