Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Ajak Wartawan Benahi RSUD Koesma

Editor: samian
Jum'at, 10 November 2017
Ali Imron
DUDUK BERSAMA : Direktur RSUD, Saiful Hadi (baju putih) mengajak insan pers untuk benahi kekurangan RSUD agar kedepan lebih baik

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. R Koesma Tuban, Jawa Timur, Saiful Hadi, secara resmi mengajak wartawan untuk membenahi pelayanan Rumah Sakit (RS) yang beroperasi di Jalan Dr. Wahidin Sudirohusodo Tuban. Apapun keluhan publik atau temuan di lapangan, diminta disampakan melalui nomor ponsel pribadinya.

"Tanpa dukungan insan pers RSUD sulit bangkit," ujar Direktur Saiful Hadi, kepada suarabanyuurip.com, di salah satu resto Jalan Pramuka Tuban, Jumat (10/11/2017).

Mantan Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Tuban ini, mengaku tidak bisa berjalan sendiri untuk mengembalikan kepercayaan masyarakat ke RS milik daerah. Pemberitaan yang berimbang dari pers sangat penting.

Saiful telah menugaskan bagian humas dan hukum RSUD untuk lebih terbuka. Kebutuhan media online, radio, cetak maupun televisi harus diakomodir dengan baik.

Ketua Ronggolawe Press Solidarity (RPS) Tuban, Khoirul Huda, mengapresiasi sikap berani pemimpin RSUD Koesma. Tak seharusnya ada data atau informasi yang ditutupi, kalau itu memang perlu diketahui public.

"Kawan-kawan wartawan tentu akan membuat berita yang berimbang terlepas kejadian positif atau negatif," sergah wartawan Harian Bhirawa tersebut.
Selama ini yang paling kesulitan menembus RSUD adalah wartawan televisi. Pihak security dan humas terkesan menutupi informasi. Padahal dalam pengambilan video, wartawan sudah paham mana yang harus diambil dan tidak boleh.

Segendang seirama disampaikan Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tuban, Pipit Wibawanto. Wartawan MNC media grup ini kerap kesulitan mengkonfirmasi bagian humas ketika melebihi jam kerja PNS.

"Itu yang kerap kami rasakan ketika ingin meliput korban kecelakaan," ungkapnya.

Menyikapi hal tersebut, Bagian Humas dan Hukum RSUD Koesma, Siswanto, berjanji bakal lebih terbuka kepada wartawan Tuban. Soal sulitnya komunikasi, itu karena handponenya kerap habis baterainya.

"Saya minta maaf karena alat komunikasi belum support," kelitnya.

Pada prinsipnya, Siswanto bekerja sesuai instruksi pimpinannya. Ketika Direktur Saiful Hadi terbuka, pihaknya juga bakal demikian. Berbeda dengan empat tahun sebelumnya, dia mengaku tertutup dan tidak diperkenankan membuka informasi ke media.(Aim)

Dibaca : 105x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan