Rabu, 3 September 2014
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Porsekdesi Lamongan

Akan Perjuangkan Penyeragaman Bengkok Sekdes

Editor: nugroho
Jum'at, 23 November 2012
tok
Saiko, Ketua Umum Forsekdesi Lamongan, Jatim

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan – Meski belum dikukuhkan, Forum Sekretaris Desa Indonesia (FORSEKDESI) Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, periode 2012 -2017 telah menyiapkan dua agenda penting. Yakni meningkatkan sumber daya (SDM) dan memperjuangkan penyeragaman tanah bengkok (tanah garapan) bagi sekretaris desa (Sekdes) pasca diangkat sebagai pegawai negeri sipil (PNS).

Ketua Umum Forsekdesi Lamongan, Achmad Saiko menjelaskan, agar sekretrasi desa (Sekdes) dapat bekerja professional,  Fosekdesi akan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) para sekdes di Lamongan. Salah satunya mendorong kepada semua sekdes untuk meningkatkan pendidikannya sampai ke jenjang perguruan tinggi.

“Kedepannya saya akan memperjuangkan Sekdes agar bupati mengganggarkan dana untuk ujian persamaan bagi para sekdes. Sehingga nantinya mereka bisa melanjutkan kuliah,” kata Saiko kepada Banyuurip dikantor Desa Geger, Jum'at (23/11/2012).

Dia juga akan meminta ketegasan dan kejelasan kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) Lamongan tentang prosesntase bengkok sekdes saat ini masih belum seragam sejak mereka diangkat menjadi PNS. Sebab,  ungkap Saiko, hingga saat ini ada sekdes yang memperoleh garapan bengkok antara  30 %,  50 %, bahkan sama sekali tidak memperoleh. Padahal tanah bengkok itu merupakan tunjangan sekdes.

“Itu terjadi diwilayah Kecamatan Bluluk, Sambeng, Modo dan Mantup,” tegas pria yang sebelumnya menjabat Ketua Sekdes Kecamatan Turi dan Biro Hukum Forsekdesi ini.  

Perjuangan yang akan dilakukan Forsekdesi, kata Saiko, adalah meminta kepada Pemkab Lamongan untuk menerbitkan peraturan bupati (Perbub) atau surat keputusan (SK) bupati yang mengatur penyeragaman prosentase bengkok untuk sekdes.  

Menurut dia, ada beberapa alasan yang mendasari penerbitan regulasi itu. Diantaranya sekdes merupakan jabatan struktural. Lain itu sekdes adalah PNS bergolongan 2a hingga 2b dengan gaji rata-rata 1.7500.000 /bulan yang  masih relatif kecil dibanding beratnya beban tugas dan tanggung jawab  yang harus dipikul.

“Pada prinsipnya kita mendukung kebijakan Pemkab untuk pengambilan bengkok sekdes. Namun harus ada penyeragaman ini untuk menghindari kecemburuan social antar sekdes. Sebab bengkok itu merupakan tunjangan sekdes,” kata Saiko menerangkan.

Dia menambahkan, Porsekdesi juga berkomitmen mendukung kebijakan Bupati, namun juga tidak menghilangkan sikap kritis. “ Kami sangat mendukung program Bupati tentang keberpihakan kepada masyarakat pedesaan seperti program Gerakan Pengentasan Kemiskinan (Gemerlap) Lamongan. “ pungkasnya Saiko.

Untuk diketahui, Saiko terpilih menjadi Ketua Ketua Umum Porsekdesi setelah berhasil menyisihkan dua kandidiat lainya yaitu Muchlison, Sekdes Putat Kumpul, Kecamatan Turi dan Umar, Sekdes Sendangaji, Kecamatan Sukodadi pada pemilihan yang berlangsung 11 November lalu. Saiko memperoleh suara 85 persen.

 Direncanakan pengukuhan kepengurusan Porsekdesi Lamongan Periode2012-2017 akan dihadiri Gubernur Jawa Timur Soekarwo dan Djoko Suyanto Menko Polhukam yang juga pembina Porsekdesi nasional. (tok)

Dibaca : 834x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>