Kamis, 21 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Akhir Tahun, Sembako Naik Tajam

Editor: nugroho
Sabtu, 28 Desember 2013
ririn wedia
NAIK : Harga sayur-sayuran di Pasar Tradisional Bojonegoro mengalami kenaikan menjelang pergantian tahun.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro- Menjelang akhir tahun 2013, harga sembako dan sejumlah komoditas sayuran di pasar tradisional di Kabupaten  Bojonegoro, Jawa Timur mengalami kenaikan sejak sepekan terakhir.

Para pedagang menyampaikan, kenaikan harga itu dipicu meningkatnya permintaan dari masyarakat. Sementara pasokan barang mengalami penurunan  yang diakibatkan transportasi yang kurang lancar karena sering turun hujan.

Pantauan di lapangan, sejumlah komoditi yang mengalami kenaikan adaah telor ayam yang semula seharga Rp 15.000/kg kini menjadi Rp 16.000/kg, cabe merah tampar Rp 25.000/kg menjadi  26.000, cabe rawit dari Rp 20.000/kg menjadi Rp 25.000/kg, minyak goreng curah Rp 10.500/kg menjadi Rp 11.500/kg, dan  beras jenis IR 64 mengalami kenaikan dari Rp 8.000 menjadi Rp 8.500 per kilogram.

Selain itu bumbu dapur lain yang mengalami kenaikan diantaranya bawang putih dari Rp 11.000/kg menjadi Rp 13.000/kg, bawang merah dari Rp 25.000/kg menjadi Rp 30.000/kg.
"Kenaikan harga rata-rata Rp 2000 sampai Rp 3000," kata salah satu pedagang di Pasar Kota Bojonegoro,Yuni kepada suarabanyuurip.com, (28/12/2013).

Wanita berparas cantik itu mengatakan, kenaikan harga sembako itu sudah rutin terjadi setiap menjelang pergantian tahun.  Apalagi pada bulan ini juga bersamaan bulan Sapar. Di mana di bulan-bulan itu banyak orang punya hajat.

Dikonfirmasi terpisah, pedagang sayur Ibu Gito, mengungkapkan, kenaikan harga sembako itu diikuti juga dengan kenaikan harga sejumlah bumbu dapur dan sayuran. Namun kenaikan sayuran dan bumbu dapur bukan disebabkan harga sembako naik. Tapi disebabkan permintaan di pasar mengalami peningkatan sementara pasokan dari petani berkurang.

Dia menyampaikan, memasuki musim hujan pasokan sayuran tersendat. Sebab di tingkat produksi atau petani juga berkurang karena banyak sayuran yang busuk. 

“Untuk harga sayuran yang mengalami kenaikan adalah kentang dari Rp 8.000/kg menjadi Rp 9.000/kg dan kubis Rp 2.000/kg menjadi Rp 2.500/kg,” sambung Ibu Gito.

Sementara untuk harga daging sapi dan ayam masih tetap stabil. Harga daging sapi super dijual Rp 90.000/kg.Sedangkan harga daging sapi yang biasa dijual Rp 80.000/kg. Untuk harga daging ayam Rp 24.000/kg.(rien)

 

Dibaca : 874x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan