Jum'at, 22 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Aknela Lamongan Akan Mandiri

Editor: nugroho
Senin, 08 September 2014

SuaraBanyuurip.com - Totok Martono

Lamongan- Tinggal selangkah lagi Akademi Komunitas Negeri Lamongan (Aknela) akan menjadi satuan kerja mandiri. Selama 3 tahun ini, Aknela masih dibawah bimbingan Politeknik Negeri Surabaya (PENS).

Bupati Lamongan Fadeli menyebut dirinya sangat antusias dengan keberadaan Aknela tersebut. Karena Lamongan bisa memiliki sekolah berstandar negeri tapi dengan biaya yang terjangkau sehingga bisa meningkatkan SDM Lamongan.

Dia mengatakan sudah melakukan percepatan atas sejumlah komitmen dukungan untuk Aknela. Sehingga di sisi yang lain dia berharap Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bisa melakukan percepatan proses Aknela menjadi satuan kerja mandiri.

Komitmen tersebut diantaranya adalah sudah adanya dukungan dari DPRD Lamongan untuk menghibahkan 2,3 hektar aset tanah Pemda untuk pendirian Aknela. “Bahkan dalam surat tanah tersebut sudah dengan jelas tercantum untuk digunakan sebagai pendirian Aknela,“ kata Fadeli.

Bukan hanya itu, tahun ini Pemkab Lamongan melalui APBD juga sudah melakukan pengurukan di tanah tersebut. Bersamaan dengan itu, sudah dilakukan pembebasan tanah warga untuk dibangun jalan akses hingga tembus ke Desa Deket. Pembangunan jalan akses itu sendiri akan dirampungkan di tahun 2015.

“Kami juga memberikan beasiswa kepada 108 mahasiswa dari total 300 mahasiswa yang saat ini tengah menempuh pendidikan di Aknela," imbuh dia.

Kabag Humas Pemkab Lamongan Mohammad Zamroni mengatakan, Tim Asesor dari Ditjen Dikti Kemendikbud sudah melakukan verivikasi di Lamongan..

“Pendirian akademi komunitas karena adanya kebutuhan untuk mencetak tenaga terampil yang bisa mendorong kemajuan di level kabupaten dan kota. Karena berdasar data statistik, hanya sekitar 2 persen lulusan program diploma yang menganggur," kata Zamroni.

Karena itulah, lanjut dia, hal yang paling critical agar bisa menjadikan Aknela ini sebagai satuan kerja mandiri adalah komitmen bantuan dari Pemda setempat berupa alokasi tanah, dana, SDM  dan beasiswa.

“Jika komitmen ini terpenhi, maka dana APBN untuk pembangunan gedung, dosen dan sebagian besar peralatan bisa segera dikucurkan, “ katanya.

Aknela adalah satu diantara 35 akademi komunitas negeri di Indonesia yang diberi ijin untuk menyelenggarakan pendidikan vokasi diploma dua oleh Dirjen Dikti pada tahun 2012. Saat ini, Aknela masih berada di bawah bimbingan PENS sebagai Politeknik pendamping hingga nantinya bisa menjadi satuan kerja mandiri.

Saat ini ada dua program studi di Aknela. Yakni Teknologi Informasi dan Multimedia Boradcasting. Tahun 2012, tercatat sebanyak 52 mahasiswa belajar di lembaga yang sampai saat ini masih menumpang di SMKN 1 Lamongan tersebut. Di tahun 2013 terdaftar 123 mahasiswa dan di tahun ini Aknela memiliki 125 mahasiswa baru.(tok)

Dibaca : 1005x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan