Selasa, 11 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Apresiasi Pengembangan Desa Wisata Berbasis Budaya

Editor: samian
Kamis, 11 Oktober 2018
Ririn Wedia
ANTUSIAS : Donny (baju hitam) bersama warga Margomulyo sedang belajar membatik.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pelatihan membuat batik "Kain Udheng" yang diikuti 70 orang ibu-ibu rumah tangga di Desa Margomulyo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mendapat apresiasi dari anggota Fraksi PDI Perjuangan, Donny Bayu Setiawan.

Kegiatan yang dilaksanakan di Balai Desa Margomulyo sengaja diberikan tahun ini. Mengingat terdapat kelompok "Samin" yang terkenal dengan budaya lokal yang luhur.

Selama ini, Tokoh Samin, Mbah Harjo Kardi, sering dikunjungi oleh masyarakat lokal Bojonegoro, tokoh nasional maupun luar negeri, untuk melakukan penelitian dan sebagainya.

"Artinya, itu menarik wisatawan masuk ke Margomulyo," ujar Donny kepada Suarabanyuurip.com, Kamis (11/10/2018).

Maka ini harus ditangkap sebagai peluang, dengan membuat semacam souvenir. Misalnya udheng dan lain-lain, supaya wisatawan masuk ke Margomulyo memberikan efek positif secara perekonomian masyarakat sekitar.

Lebih dari itu, kedepan ada rencana membangun museum Samin, sehingga menegaskan Margomulyo sebagai desa wisata budaya.

"Dan masyarakat harus bersiap dengan itu, salah satunya dengan membuat kegiatan seperti itu," tegas pria yang juga menjabat Sekretaris Komisi A ini. 

Sehingga dengan demikian, ada kesinambungan antara rencana daerah, potensi desa, dan kemauan masyarakat. Ini akan mempercepat kegiatan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat, serta mengurangi kemiskinan di pedesaan.

Salah satu peserta pelatihan, Winarni (40), mengaku senang mendapatkan pelatihan membatik. Dengan mebatik, ibu dua anak tersebut mampu meraih peluang usaha dan meningkatkan perekonomian keluarga.

"Kalau sudah mahir, bisa dijadikan usaha kecil-kecilan buat bantu suami," ujarnya dengan logat bahasa jawanya yang masih kental. 

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Menengah Kabupaten Bojonegoro, Elzadeba, menyampaikan, kegiatan ini bertujuan memberikan keterampilan bagi warga lokal yang selama ini memiliki potensi melalui Budaya Samin yang menjadi pusat perhatian khalayak umum.

"Harapannya, warga khususnya para wanita memiliki keterampilan dan dijadikan peluang usaha," tandasnya.(rien) 

Dibaca : 336x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>