Rabu, 13 Desember 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Awal Desember, Pertamina Realisasikan CSR Kedungpupur

Editor: samian
Senin, 04 Desember 2017
Ahmad Sampurno
Kolam wisata Kedungpupur.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Pertamina EP Asset 4 Field Cepu menjadwalkan realiasasi program Corporate Social and Responsibility (CSR) seperti yang telah direncakanan awal tahun 2017 lalu, sebesar Rp500 juta. Program CSR tersebut rencana bakal digunakan untuk membangun fasilitas kolam renang di kawasan Wana Wisata Migas Kedungpupur di Desa Ledok, Kecamatan Sambong, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Camat Sambong, Retno menyatakan, bahwa dirinya telah memperoleh informasi dari Pertamina, tentang waktu pelaksanaan pengerjaan program CSR tersebut.

"Kalau janjinya awal Desember ini," ungkapnya, kepada suarabanyuurip.com.

Sebelumnya, Retno  berharap saat direalisasikan nanti, pihak Pertamina bisa melibatkan tenaga lokal dalam pengerjaannya.

"Seperti halnya program Kemendes yang juga kami minta menggunakan material dari lokal dan tenaga kerja lokal," jelasnya.

Sementara, Kepala Desa Ledok, Sardi, berharap, Pertamina segera menyusul untuk merealisasikan program CSR-nya. Karena, kata Sardi, pembangunan dari Kemendes sudah mencapai 85%.

"Kami dengar Pertamina akan mengerjakannya sendiri. Semoga saja segera direalisasikan dan bisa melibatkan tenaga kerja sekitar," ujar Sardi.

Tarmadi, tokoh masyarakat Desa Ledok, yang juga bagian dari pengelola wisata, menyatakan, pihaknya belum tahu kapan CSR itu direalisasikan. "CSR tetap dilaksanakan, hanya tanggal waktunya belum tahu," terangnya.

Sementara, Government and Public Relations Asistant Manager Pertamina EP Asset IV, Pandjie Galih Anoraga, menjelaskan, bahawa untuk revitalisasi wana wisata migas Kedungpupur, saat ini dalam proses administrasi.

"Insya Allah dalam minggu pertama Bulan Desember ini sudah mulai dikerjakan," kata dia.

Pihaknya berkomitmen untuk mendukung Pemerintah Kabupaten Blora menjadikan wilayah Ledok sebagai obyek wisata edukasi migas unggulan di Kabupaten Blora.

Terkait pelibatan tenaga kerja lokal, dirinya mengaku kurang memahami karena urusan teknis. "Untuk teknis, saya kurang paham, Mas. Karena itu dibagian pekerjaan sipil," ujarnya. (Ams)

Dibaca : 136x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan