Jum'at, 27 April 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

PPSDM Migas Amankan Aset Negara

Bakal Fungsikan Lahan untuk Penghijauan

Editor: samian
Sabtu, 30 September 2017
Ahmad Sampurno
KOORDINASI : PPSDM bersama Lurah, Kades Forkopimcam Cepu saat menggelar pertemuan minta masukan untuk mengamankan aset negara

SuaraBanyuurip.comAhmad Sampurno

Blora – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Migas Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, saat ini tengah melakukan upaya untuk pengamanan Barang Milik Negara (BMN) di bawah Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) yang berada di Cepu. Utamanya lahan yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk pertanian maupun ladang biasa.

Sekretaris Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) ESDM, Zainal Arifin, menyatakan, jika aset terbanyak Kementerian ESDM berada di wilayah Cepu. Untuk itu, pihak kementerian berencana melakukan legalisasi dan memfungsikan lahan-lahan yang saat ini dikelola masyarakat.

“Untuk melegalkan memang tidak mudah. Perlu melakukan pendekatan secara persuasif. Kita tidak perlu melakukan dengan cara-cara radikal,” terang Atifin, Jum’at (29/9/2017), saat sosialisasi Aset BMN tanah PPSDM Migas yang dimanfaatkan warga, di wisma I Nglajo PPSDM Migas.

Pada kesempatan itu, dihadirkan pemimpin wilayah yang terdapat aset PPSDM Migas. Diantaranya, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Cepu, Lurah Cepu, Lurah Balun, Lurah Karangboyo, serta Kepala Desa (Kades) Ngloram. Pihaknya sengaja mengundang para penguasa wilayah tersebut, untuk meminta masukan dan dukungan terkait rencana pengamanan itu.

Menurut rencana, setelah dilakukan penataan ulang dan telah diamankan, lahan-lahan itu akan difungsikan sebagai ruang terbuka hijau.

“Nanti akan kita jadikan lokasi penghijauan,” kata dia.

Sri Wahjoe Handajani, Kepala Bagian Tata Usaha PPSDM Migas Cepu, menambahkan, jika di wilayah Cepu banyak lahan yang digarap warga untuk pertanian maupun ladang biasa. Dalam upaya pengamanan itu, pihaknya akan melakukan pendataan ulang di masing-masing wilayah.

“Tahapan awal ini kami lakukan pendataan. Targetnya tahun ini bisa diselesaikan,” terangnya.

Bu Yani, sapaan akrabnya, menyatakan, jika selama ini telah melakukan pengamanan di wilayah lain dengan cara melakukan pemagaran atas aset yang dimilki PPSDM Migas.

Lurah Karangboyo, Amin, menyatakan, siap mendukung untuk dilakukan pendataan ulang. Di wilayanya, sementara terdapat 34 orang yang saat ini tengah memanfaatkan lahan itu untuk pertanian.

“Kami siap mengundang warga untuk dilakukan pendataan ulang. Kalau dibiarkan saja justru akan bahaya,” ungkapnya.

Hal yang sama juga disampaikan, Kades Ngloram, Diro Beny Susanto. Dirinya mengaku, jika banyak warganya yang saat ini mengelola lahan PPSDM. Diro menjelaskan, bahwa warganya bersedia untuk meninggalkan lahan tersebut jika suatu saat akan difungsikan kembali.

“Mereka telah membuat pernyataan yang ditandatangani diatas materai,” ujarnya.(ams)

Dibaca : 328x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan