Sabtu, 23 Maret 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Bangun Plaza Ikan Mendongkrak Perekonomian Pesisir Tuban

Editor: samian
Senin, 07 Januari 2019
Hidayatul Khoiriyah
BANGUN PLAZA IKAN : Keberadaan Plaza Ikan di Jalan PB Sudirman untuk mendongkrak perekonomian pesisir Tuban.

SuaraBanyuurip.com - Hidayatul Khoiriyah

Tuban - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tuban, Jawa Timur, telah membangun Plaza Ikan untuk fasilitasi pedagang ikan dengan kemasan modern dan nyaman. Dibangunnya Plaza Ikan di jalan Panglima Sudirman itu untuk meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, terutama di Kelurahan Karangsari, Kecamatan Tuban.

“Ada ciri khas dari produk lokal di Tuban, dengan menampung pedagang ikan di sepanjang jalan Panglima Sudirman,” ujar Kabid Sarana Prasarana Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Tuban, Warsito, kepada suarabanyuurip.com di ruang kerjanya, Senin (7/1/2019).

Plaza ikan tersebut terdapat tiga lantai. Masing-masing lantai memiliki fokus khusus, antara lain di lantai satu akan diisi sejumlah 30 lapak bagi penjual ikan mentah. Sedangkan lantai dua sebagai tempat aneka olahan produk laut yang sudah matang.

Lantai tiga digunakan sebagai cafe nelayan dan ruang pertemuan serta berbagai sajian kebudayaan laut. Difungsikan pula untuk tempat pelatihan.

Ketua RT02 RW01, Karangsari, Joko Widodo, mengaku, antusias dengan adanya plaza ikan, karena dapat meningkatkan perekonomian masyarakat pesisir. Adanya plaza itu, bagus untuk peningkatan dan mendongkrak perekonomian masyarakat pesisir Tuban. 

Di lain sisi, Sriyatun, salah satu pedagang ikan asap di Jalan Panglima Sudirman, mengaku sedikit takut dengan adanya plaza ikan, karena di rasa dapat mengurangi pemasukan.

“Takut kalau sepi, karena selama ini pembeli saja kadang ada yang tidak mau turun dari kendaraan,” imbuhnya di sela-sela berjualan.

Perempuan humanis itu menambahkan, tetap menerima karena merupakan program dari pemerintah. Kendati demikian, pihaknya berharap agar pemerintah dapat memberikan solusi terkait ketakutannya jika pembeli sepi.

“Mau bagaimana lagi, apa kata pemerintah ya tetap diikuti,” pungkasnya. (hida)

Dibaca : 963x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>