Bapenda Tegaskan KUD SP Tak Pernah Setor PAD Sumur Tua

Selasa, 05 November 2019, Dibaca : 281 x Editor : samian

Ririn Wedia
Kepala Bapenda Bojonegoro, Ibnoe Soeyoeti.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bojonegoro, Jawa Timur, menegaskan, keberadaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) termasuk dengan mengelola sumur tua di Kecamatan Kedewan.

"Oleh sebab itu, dari target pendapatan yang disetorkan ke daerah tahun ini Rp415 juta, tahun depan meningkat sebesar Rp1,5 miliar," kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Ibnoe Soeyoeti, Selasa (5/11/2019).

Baca Lainnya :

    Menurutnya, saat sumur tua masih dikelola Koperasi Unit Desa (KUD) PT Sumber Pangan (SP), tidak pernah ada pendapatan yang masuk ke daerah. Karena, KUD bukan lembaga milik pemerintah.

    "Kalau dulu KUD masih aktif di sumur tua, ya tidak ada pendapatan yang masuk ke daerah," tegasnya.

    Baca Lainnya :

      Sementara itu, Plt Direktur Utama PT BBS, Ali Imron, mengungkapkan, tahun ini dividen yang disetor ke Pemkab adalah sebesar Rp415 juta.

      "Dividen itu  sebesar 40% dari laba yang mengacu Perda BBS," ungkapnya.

      Dia mengungkapkan, laba BBS di sumur tua 10 %, dengan pembagian PT BBS 5%, sedangkan yang 5 % dikembalikan kepada masyarakat dalam bentuk HSSE,  BPJS Kesehatan dan sosial, serta program Corporate Social Responsibility (CSR) bagi desa.

      "Laba Bersih setelah pajak Rp 1.048.278.861, dari situ dividen yang disetor ke Pemkab Rp 415juta," pungkasnya.

      Di beritakan sebelumnya Ketua Komisi A, Lasmiran, menyebut, tahun 2019 ini, PT BBS hanya mampu menyetorkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp400 juta. Sementara, KUD SP saat mengelola sumur tua sebesar Rp1 miliar lebih.

      "Seharusnya, pendapatan BBS meningkat setelah KUD SP dinon aktifkan. Ini kok cuma Rp400 juta kan berarti harus ada yang di evaluasi," ujarnya, kepada Suarabanyuurip.com, Senin (4/11/2019).(rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more