Senin, 19 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Baru Enam Kecamatan Dapat Transfer Beasiswa Pendidikan

Editor: nugroho
Senin, 28 Mei 2018
dok/sbu
DUKUKUNG WAJAR 12 TAHUN : Pelajar SMA sederajat di Bojonegoro tahun ini kembali dapat DAK Pendidikan.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dari 28 kecamatan di Bojonegoro, Jawa Timur, baru 6 kecamatan yang sudah mendapat transfer dana alokasi khusus (DAK) Pendidikan tahun 2018.

Ke enam kecamatan itu adalah Kecamatan Ngasem, Purwosari, Bubulan, Gondang, Kedewan dan Ngambon. Sementara 14 Kecamatan masih dalam proses di Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan 8 Kecamatan belum mengajukan proposal pencairan ke Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD) Bojonegoro.

"Untuk enam kecamatan telah disalurkan ke rekening kas desa masing-masing," kata Kabag Humas dan Protokol Kab. Bojonegoro, Heru Sugiharto usai rapat koordinasi pemberian beasiswa bagi siswa SMA sederajat di ruang pelaksana tugas (Plt) Sekda Bojonegoro, Senin (28/5/2018).

Bantuan tunai ini diperuntukan bagi siswa yang tercatat sebagai warga Bojonegoro baik yang bersekolah di dalam maupun luar Bojonegoro. 

Sama seperti tahun 2017 lalu, besaran DAK bidang Pendidikan sebesar Rp2,1 juta setiap siswa kelas X dan Kelas XI yang masuk dalam kategori orang tuanya miskin atau penerima Program Keluarga Harapan (PKH).

Kemudian untuk siswa kelas XII yang masuk dalam kategori orang tuanya miskin/ Program Keluarga Harapan (PKH) menerima sejumlah, Rp1.050.000 setiap siswa. Selanjutnya, Rp2.000.000 untuk setiap siswa kelas X dan kelas XI yang kategori orang tuanya non miskin/ mampu. Rp 1.000.000 setiap siswa kelas XII yang kategori orang tuanya non miskin/ mampu. 

Berikutnya, Rp 1.000.000 setiap siswa kelas X dan kelas XI yang kategori orang tuanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan I dan II. Sejjmkah Rp 500.000 untuk setiap siswa kelas XII yang kategori orang tuanya Pegawai Negeri Sipil (PNS) Golongan I dan II.

Kemudian Rp500.000 setiap siswa kelas X dan kelas XI yang kategori orang tuanya PNS Golongan III dan IV dan Rp 250.000 setiap siswa kelas XII yang kategori orang tuanya PNS Golongan III dan IV

Heru menjelaskan, DAK pendidikan bagi pelajar SMA tetap dialokasikan di APBD Bojonegoro Tahun 2018 ini, meski secara tekhnis tingkat SLTA telah diambilalih Pemprov Jatim. Tujuannya untuk mensukseskan wajib balajar 12 tahun. 

"Melalui bantuan ini diharapkan tidak ada lagi anak putus sekolah di Bojonegoro," tandas mantan Camat Margomulyo ini.

Pihaknya menghimbau, agar DAK pendidikan yang telah masuk rekening kas desa untuk segera didistribusikan kepada siswa penerima dengan berkoordinasi dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

"Bagi desa yang belum mengajukan proposal segera mengajukan ke BPMD melalui kecamatan masing-masing," pungkasnya. (rien)

Dibaca : 649x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan