Senin, 16 Juli 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Bekas Galian SPAM Dikeluhkan Warga

Editor: nugroho
Jum'at, 17 Juli 2015
ahmad sampurno
DIKELUHKAN : Galian pipa SPAM di wilayah Jiken yang dikeluhkan pengguna jalan karena membahayakan keselamatan.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Sebagian masyarakat di Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mengeluhkan bekas galian pipa transmisi Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di wilayah setempat. Sebab bekas galian tersebut berpotensi ambles dan membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Karena itu, bagi masyarakat yang melintasi jalur Cepu – Blora, tepatnya sepanjang hutan Cabak hingga melewati Kecamatan Jiken agar berhati-hati. Bekas galian SPAM di wilayah ini tidak padat sempurna.

"Saya pernah kejebak ambles dengan kendaraan saya," kata Nurhan, warga Kecamatan Jiken, Kamis (16/7/2015).

Menurutnya, sepanjang jalan dari hutan Cabak hingga daerah tempat tinggalnya, terdapat bekas galian pipa yang kurang padat. "Masyarakat harus berhati-hati, jangan melintas terlalu ke pinggir jika tidak ingin terjebak," pesan Nurhan.

Wawan, warga yang lain, juga pernah mengalami kejadian sama. "Saat hujan beberapa waktu lalu, tidak sengaja lewat bekas galian. Selain licin juga rawan ambles," sambung dia.

Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PDAM Blora, Eko Budi Risetiyawan, mengaku telah melakukan koordinasi dengan pelaksana proyek.  Menurutnya, kontraktor akan memadatkan kembali bekas timbunan tanah di jalur Blora-Cepu.

Dia menjelaskan, pemadatan kembali direncanakan saat musim hujan. "Karena saat itu akan tampak bagian mana di bekas galian penimbunan pipa yang menunjukkan akan ambles,” kata Eko Budi.

Menurutnya, pelaksana proyek telah  beritikad baik dengan pemasang beberapa papan peringatan di atas bekas galian tanah. Papan peringatan itu berisi imbauan untuk mewaspadai amblesnya tanah serta peringatan adanya bekas timbunan tanah yang masih baru.

“Dengan adanya papan pengumuman itu, masyarakat terutama pengguna jalan akan tahu dan lebih berhati-hati ketika berada di bekas lokasi penimbunan tanah untuk memasang pipa,” jelasnya. (ams)

Dibaca : 1021x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan