Rabu, 22 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Gas Lapangan Sukowati Ditengarai Bocor

Belasan Warga Muntah, Satu Pingsan

Editor: nugroho
Senin, 13 Januari 2014
ririn wedia
PINGSAN : Sumiati saat mendapat periksaan awal setelah pingsang karena mencium bau busuk dari Sumur Sukowati Pad B, Blok Tuban.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Sekira dua belas warga Desa Ngampel, Kecamatan Kapas, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur mengalami mual dan pusing akibat mencium bau menyengat dari lokasi pengeboran Pad B Lapangan Sukowati, Blok Tuban, Senin (13/1/2014). Ditengarai bau menyerupai telur busuk itu akibat kebocoran gas dari sumur minyak yang di operatori Joint Operating Body Pertamina Petrochina East Java (JOB P-PEJ).

Ketua RT III Desa Ngampel, Qomari (40), menuturkan, munculnya bau tak sedap itu terjadi sekira pukul 17.00 WIB setelah terdengar suara dentuman benda keras dari sumur Pad B. Sesaat kemudian beberapa warga mengeluh  mual dan muntah. Meskipun tidak ada yang dilarikan di rumah sakit, namun kondisi paling parah menimpa keluarga Sumiati.

"Baunya tidak lama, hanya lima menit tapi was-was juga takut kalau bau itu dari gas berbahaya," kata Qomari kepada suarabanyuurip.com (13/1/2014).

Pihaknya menyatakan, sempat meminta pihak operator untuk memberikan masker dan mengobati warga yang sempat pingsan.

Sumiati (42), salah satu warga RT 03 mengaku, saat kejadian berlangsung dia bersama suami dan anak-anaknya sedang beristirahat usai sholat magrib. Tiba-tiba bau seperti telur busuk dan bensin menyeruak sehingga membuatnya muntah dan pingsan.

"Dada saya sesak dan pusing, sempat muntah dan pingsan," tukasnya.

Dari enam orang dirumahnya, tiga anaknya yakni Listiani (22), Roni Satrio (13), dan ninik rahmawati (9), merasakan hal yang sama.

Sementara itu, Field Administration Superintendant JOB P-PEJ, Basith Syarwani masih melakukan koordinasi dengan pihak desa untuk mengumpulkan data di lapangan.

"Tunggu sebentar Mbak, kami masih mengumpulkan informasi," pintanya.(rien)

Dibaca : 851x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan