Kamis, 21 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Bisnis Migas Bakal Diatur Perda

Editor: samian
Kamis, 24 Desember 2015

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora, Jawa Tengah, telah menyusun draf rancangan peraturan daerah (Ranperda) terkait penyelenggaraan usaha minyak dan gas yang ada di wilayah Kabupaten Blora. Pada tahun 2015 ini, dinas tersebut telah mengajukan draf ranperda itu kepada legislatif untuk dilakukan pembahasan.

"Dari informasi pihak DPRD, draf Ranperda tersebut akan dibahas pada pertengahan Agustus tahun 2016 mendatang. Saat ini telah masuk pada program legislasi daerah (prolegda)," ujar Kabid Migas, Dinas ESDM Blora, Teguh Wiyono, Selasa (23/12/2015).

Dalam Ranperda itu, menurut dia, bakal mengatur tiga hal yang berurusan bisnis hulu maupun hilir migas. Diantaranya, Terkait perijinan, rekomendasi serta persetujuan.

Termasuk didalamnya, terkait perijinan diantaranya pengadaan bahan peledak, pendirian usaha SPBU/SPBE, Pembukaan kantor perwakilan perusahaan, Pemasaran jenis bahan bakar kusus mesin dua langkah, termasuk agen BBM maupun LPG dan beberapa jenis usaha penyaluran.

Sedangkan untuk rekomendasi, menurut dia, diantaranya pendirian kilang, penggunaan kawasan hutan yang tentunya terintegrasi antara pemkab dan perhutani, dan pengusahaan sumur tua. Terkait persetujuan, dalam hal ini terdapat item penentuan wilayah kontrak kerjasama perusahaan migas.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, bahwa dalam rangka pelaksanaan Undang-Undang nomor 22 tahun 2001 tentang minyak dan gas bumi dan Keputusan Menteri ESDM nomor 1454K/30/MEM/2000 tentang pedoman teknis penyelenggaraan pemerintahan dibidang minyak dan gas bumi.

"Maka di Blora diperlukan regulasi tentang penyelenggaraan usaha minyak dan gas bumi," kata dia.

Sementara itu, Ketua Badan Legislasi DPRD Blora, Siswanto, enggan memberikan komentar terkait pengajuan draf ranperda tersebut.

Dari pesan singkat yang dikirim Wartawan ke ponsel pintarnya tidak dibalas. Padahal disitu terlihat tanda bahwa pesan yang dikirim oleh wartawan telah dibaca. (Ams)

Dibaca : 346x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan