Sabtu, 24 Februari 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Blora Siapkan Tim Percepatan Bandara Ngloram

Editor: nugroho
Rabu, 14 Februari 2018
Ahmad Sampurno
BANDARA NGLORAM : Sebuah mobil melintas di lokasi yang akan dijadikan landasan pacu pesawat.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, Jawa Tengah, menyiapkan tim untuk membantu terlaksananya reaktivasi lapangan terbang (Lapter) Ngloram di Desa Ngloram, Kecamatan Cepu, menjadi bandara komersil. 

"Saat ini tengah disusun tim untuk mendukung percepatan realisasi Bandara Ngloram," kata Kepala Seksi (Kasi) Angkutan Umum Bidang Perhubungan Dinas Perumahan Pemukiman dan Perhubungan (Dinrumkimhub), Selasa (13/2/2018) kemarin. 

Saat ini tim telah tersusun dan diajukan untuk mendapat persetujuan dari Bupati Blora, Djoko Nugroho. 

"Drafnya sudah kami serahkan tinggal menunggu persetujuan dan mendapatkan Surat keputusan (SK)," ujarnya.

Tim percepatan Bandara Ngloram terdiri dari gabungan Organisai Perangkat Derah (OPD) terkait sampai tingkat pemerintah desa (Pemdes). 

"Ketuanya Sekretaris Daerah," ucapnya. 

Kepala Bidang Fisik dan Prasarana Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Blora, Djati Walujastono, menambahkan, tim percepatan ini bertugas melakukan koordinasi mulai dari pemerintah daerah hinga pemerintah pusat. 

"Misalnya pengadaan lahan untuk kebutuhan pengembangan bandara. Dari pemerintah provinsi berapa dan pemeritah daerah berapa," sambung Djati. 

Untuk pengadaan lahan masih menunggu master plan dari Kementeerian Perhubungan (Kemenhub).

"Perlu diprediksi, kira-kira berapa hektar lahan yang nanti dibutuhkan," pungkasnya.

Untuk diketahui, pekerjaan fisik Bandara Ngloram akan dimulai tahun 2019 mendatang. Anggaran yang dipersiapkan Kemenhub sebesar Rp80 miliar yang diperuntukkan untuk beberapa pekerjaan. Diantaranya, Perpanjangan runway dari 900 meter (m) x 30 m menjadi 1350 m x 40 m, termasuk pembuatan turning area (1.500m2), marking pekerjaan tanah dan pengawasan, yang dikerjakan dalam satu paket dengan anggaran Rp40 M.

Kemudian pelapisan runway, taxiway dan apron existing termasuk marking dan pengawasan dalam satu peket pekerjaan dengan anggaran Rp10 M. Adapun Perluasan apron dari 50 m x 70 m menjadi 70 m x 90 m untuk mengakomodir 2 pasang pesawat tipe ATR 72-500/600 termasuk marking volume 2.800 m2 dianggarkan Rp7 M.

Pengadaan dan pengawasan pagar area sisi udara bandara dibtuhkan angaran Rp3 M, Renovasi perluasan gedung terminal membutuhkan anggaran Rp6.5 M, Pembangunan gedung PKP-PK mamakan anggaran Rp1.7 M, pembuatan jalan akses PKP-PK dianggarkan Rp729 juta.

Kemudian, penataan landscape sisi darat dianggarkan Rp 1 M, pengadaan dan Pemasangan AFL membutuhkan anggaran Rp5.5 M, pembangunan gedung penunjang beserta jalan akses dianggarkan Rp3 M, pengadaan kursi terminal dianggarkan Rp150 juta, pengadaan dan pemasangan flood light motorized dianggarka Rp1 M, serta pengadaan dan pemasangan conveyor bagasi type liner di terminal kedatangan anggarannya sebesar Rp1.1 M.(ams)

Dibaca : 714x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan