Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Bojonegoro Malu Belum Miliki SD SSN

Editor: nugroho
Sabtu, 25 Agustus 2012

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro- Meski menyandang predikat kabupaten minyak, ternyata bukan sebuah jaminan dapat memberikan pendidikan bagus kepada masyarakat. Buktinya, dari 38 kabupaten/kota di Jawa Timur, hanya Bojonegoro yang belum memiliki sekolah dasar (SD) berstandart nasional (SSN).

”'Tentu kami  malu dan harus segera berbenah,” kata Kepala Bidang Program dan Perencanaan Dinas pendidikan (Disdik) Rasmadji.

Ia mengungkapkan, mutu pendidikan tingkat SDN Bojonegoro masih rendah. Itu terbukti dengan adanya olimpiade Seni dan Bahas Inggris yang diadakan beberapa bulana lalu, dari sepeluh anak yang mendapatkan juara namun delapan diantaranya dari SD swasta.

”Padahal SD swasta gaji gurunya khan tidak banyak bila dibanding guru negeri. Tapi siswanya bisa berprestasi. Inilah yang menjadi tidak seimbang, apalagi sekarang sudah banyak yang bersertifikasi,'' ujarnya.

Rasmadji mengatakan, untuk meningkatkan mutu SDN harus dicari solusinya. Salah satunya dengan merintis SD SSN di setiap kecamatan.

''Minimal tiap kecamatan harus ada satu SD SSN,” sergahnya.

Rencanannya, rintisan SDN SSN ini akan dilaksanakan mulai tahun ajaran 2013-2014. Sekarang ini pihaknya baru saja melakukan pendataan disetiap kecamatan untuk menentukan SDN yang sudah siap diajukan sebagai sekolah berstandar nasional. Salah satu kreteianya adalah sekolah tersebut bermutu dan sering mendapat juara.

''Saat ini baru ada 24 SDN yang sudah ada di kami, namun masih kami pelajari. Sedangkan di kota sendiri ada empat SD'' tambahnya.

Dia mengaku, pembentukan SDN SSN ini tidak mudah. Minimal harus mempunyai delapan standart pendidikan. Diantarnya, standart isi, proses, prasarana, personalia, evaluasi, tenaga pendidik, biaya, dan standart kelulusannya.

"Tapi kita tetap akan berusaha. Paling tidak ini bagian dari intregitas pendidikan,'' ujarnya.
Ditambahkan, peningkatan mutu pendidikan itu mengacu pada peraturan pemerintah (PP) nomor 19 tahun 2005. Maka sudah seharusnya peningkatan mutu dari sekolah dasar hingga atas harus segera terelasikan. (rin/suko)

Dibaca : 1164x
FB
Ada 2 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Rabu, 16 Januari 2013 09:52
kok bngetenmen kpan majune bojonegoro sD ajh gk pnya ssN.minyaknya ditampung di amerika di jajah alos...............
cimenz.mentil
Rabu, 16 Januari 2013 09:49
kok bngetenmen kpan majune bojonegoro sD ajh gk pnya ssN.minyaknya ditampung di amerika di jajah alos...............
cimenz.mentil
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan