Selasa, 21 Agustus 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Bom di Universitas Riau, Menristek Dikti : Jika Itu Betul Harus Dibersihkan

Editor: samian
Minggu, 03 Juni 2018
d suko nugroho
KULIAH UMUM : Menriset Dikti, Mohamad Nasir saat menyampaikan materi di hadapan mahasiswa UNU Sunan Giri Bojonegoro.
TERKAIT:

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Penemuan empat bom siap pakai di Universitas Riau, Pekan Baru, oleh Tim Densus 88 pada Sabtu (2/6/2018), memantik reaksi keras Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menriset Dikti), Mohamad Nasir. Dia meminta agar aparat menindak tegas.

"Saya belum tahu persis, tapi karena ada informasi yang masuk pada saya waktu itu, saya mohon itu diselesaikan dengan baik. Itu harus ditindak. Jika itu memang betul, harus dibersihkan," tegas M. Nasir kepada suarabanyuurip.com usai mengisi kuliah umum bertajuk "Kebijakan Nasional Pendidikan Tinggi Indonesia Menghadapi Revolusi Industri 4.0" di Kampus Institute Agama Islam Sunan Giri dan Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Sunan Giri Bojonegoro, Minggu (3/6/2018). 

Dia kembali menegaskan, kampus tidak boleh terlibat dalam radikalisme. Apalagi dari informasi yang diterima sudah mempersiapkan bom, dan semuanya. 

"Kalau itu benar, harus segera ditindak sesuai hukum yang berlaku," tandasnya.

M. Nasir membenarkan jika pelaku tersebut adalah alumni Universitas Riau. Hanya saja, pihaknya tidak mengatur secara spesifik antara alumni dengan kampus.

"Itu hubungan mahasiswa (alumni) dengan kampus. Kalau ini monitoring tergantung pada universitas, maka tanggung jawab rektorlah yang meminority," pungkasnya.

Sebagaimana diberitakan sejumlah media nasional, Tim Densus 88 Anti-Teror Mabes Polri menyita empat bom siap pakai dalam penggeledahan di gelanggang mahasiswa universitas di Jalan HR Soebrantas di Kecamatan Tampan, Pekanbaru, Riau, Sabtu (2/6/2018).

Rencananya bom itu akan diledakkan di kantor DPRD Riau dan DPR RI. Belum sempat aksi dilakukan, Tim Densus berhasil menggagalkannya dan menangkap ketiga terduga teroris yang merupakan alumni universitas tersebut. Mereka adalah J, alumni 2005, D alumni 2002 dan K alumni 2004. (suko)

Dibaca : 656x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan
iklan