Rabu, 26 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

BPBD Belum Koordinasikan Bencana Industri Migas

Editor: nugroho
Senin, 20 Januari 2014

SuaraBanyuurip.com - Edy Purnomo

Tuban – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban, Jawa Timur, tampaknya belum melakukan koordinasi penanggulan bencana akibat kegagalan industri Minyak dan Gas Bumi (Migas) di wilayahnya.

Padahal di wilayah Tuban telah berlangsung kegiatan migas di Blok Tuban yang di operatori Joint Operating Body Pertamina – PetroChina East Java (JOB P-PEJ) dan sumur minyak tua milik Pertamina.

Kepala BPBD Kabupaten Tuban, Joko Ludiyono, mengatakan, bencana dari keberadaan industri Migas yang harus diwaspadai diantaranya meledaknya gas dan unsur-unsur gas yang membahayakan. Karena biasanya jarak lokasi kegiatan dekat dengan pemukiman penduduk.

Namun ketika disinggung apakah BPBD sudah pernah melakukan koordinasi terkait penanganan bencana ini?, Joko mengisyaratkan, kalau itu belum dilakukan.

“Belum,” kata Joko, membalas konfirmasi dari suarabanyuurip.com, Senin (20/1/2014).

Terkait simulasi bencana industri Migas yang dilakukan BPBD dengan JOB PPEJ, di salah satu lapangan Kecamatan Soko pada akhir tahun kemarin, Joko menambahkan, kalau itu bagian dari sosialisasi sekaligus simulasi dampak dari salah satu industri Migas.

“Iya, itu termasuk dalam rangka sosialisasi dan simulasi dampak dari salah satu industri Migas,” jelas Joko.

Dalam kegiatan tersebut, ratusan warga ring 1 dari Blok Tuban dilibatkan dalam simulasi bencana industri sewaktu-waktu terjadi. Diantaranya apabila terjadi kebocoran gas yang mengancam keselamatan warga.

Namun, Joko enggan berkomentar terkait berapa pelaku industri Migas yang sudah melakukan koordinasi dengan BPBD.(edp)

 

Dibaca : 816x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan