Kamis, 23 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

BUMD Bojonegoro Kecewa dengan EMCL

Editor: nugroho
Selasa, 13 Januari 2015

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), merasa kecewa dengan operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) karena  tidak mengindahkan adanya Peraturan Daerah (Perda) No 23 Tahun 2011 atau biasa disebut Perda Konten Lokal.

Yang mana dalam regulasi itu perusahaan migas maupun rekanannya yang melakukan kegiatan di Bojonegoro wajib menggandeng atau melibatkan perusahaan lokal.

Salah satu perwakilan PT BBS, Yuris, menyampaikan, hal itu dikarenakan pada saat mengikuti tender moving rig oleh Pertamina Drilling Service Indonesia (PDSI), kontraktor EMCL, PT BBS tidak lolos dengan alasan pekerjaan tersebut memiliki resiko tinggi.

"Saya tidak terima dengan alasan itu, karena bertahun-tahun saya mantan driller," kata Yuris kepada suarabanyuurip.com.

Dia menegaskan, ketika mempertanyakan kenapa PT BBS tidak lolos dalam tender tersebut, PT PDSI berkilah hal itu wewenang dari EMCL. Padahal, saat mengikuti tender, PT BBS telah menunjukkan potensi maupun skill dan menyiapkan peralatan yang memadai.

"Apa yang kami sampaikan, bahwa PT BBS telah memenuhi standart safety dan high risk yang ditentukan EMCL terabaikan  begitu saja," tegasnya.    

Bahkan, menurut Yuris, PT BBS telah menawarkan harga yang kompettitif tetapi sama sekali tidak diperhatikan oleh PT PDSI dan EMCL. Hal ini menunjukkan, kurangnya perhatian EMCL dan kontraktornya terhadap potensi lokal.

"Sebenarnya pekerjaan moving rig ini hanya memindahkan peralatan komponen rig, dan saya faham betul tentang itu," ujarnya, mengungkapkan.

Pihaknya berharap, EMCL dan PT PDSI lebih memperhatikan konten lokal terlebih jika lokal tersebut mampu bersaing dengan kontraktor dari luar Bojonegoro. Sehingga tak terjadi diskriminatif dalam melakukan pengadaan barang dan jasa, karena itu sama saja dengan menyepelekan Perda Konten Lokal.

Sementara itu, Public and Government Affair Manager EMCL, Rexy Mawardijaya, masih berusaha dikonfirmasi mengenai hal ini.(rien)

Dibaca : 810x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan