Sabtu, 18 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

BUMD Punya Peluang Dirikan Kilang

Editor: samian
Selasa, 15 Desember 2015

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), daerah penghasil Minyak dan Gas Bumi (Migas), khususnya wilayah produksi memiliki peluang untuk berperan dalam hal pengelolaan maupun pengelolaan mini Refinery (Kilang Mini). Hal itu diungkapkan oleh Wahyu Setiyaji, Komisioner Asosiasi Daerah Penghasil Migas (ADPM) saat berada di Blora.

Menurutnya, isu mini refenery kuat dibuka dalam pengolahan hasil Migas khususnya minyak. BUMD mempunyai peluang untuk pendirian kilang. Namun demikian, masih ada persoalan dalam hal tersebut. Kendalanya pada pasokan bahan baku.

"Kontinyu atau tidak," kata dia.

Pasalnya, pengolahan minyak pada kilang mini harus terus menerus. "Karena produksi harus stabil," ungkap Wahyu.

Disamping itu, pemerintah juga tidak mendukung keberadaan kilang tersebut. Terbukti, regulasi yang ada tidak mendukung keberlangsungan Mini Refenery.

"Ironi, kita menjual minyak. Tapi untuk kepentingan kilang mini harus eksport," tandasnya.

Sementara itu, Christian Prasetya, Dirut BUMD PT Blora Patra Energi (BPE), mengaku pernah melakukan usaha untuk reaktivasi kilang humpus yang saat ini berada di Pusdiklat Migas Cepu. Namun usaha tersebut gagal, lantaran terbentur aturan.

Pihaknya apresiasi terkait mini refinery tersebut. Jika hal itu dilakukan di lokasi produksi minyak mentah, maka akan terjadi multiplayer effect.

"Masukan buat ADPM, supaya mendorong adanya proses produksi pada mini refenery," kata dia.

Akan tetapi pihaknya, juga tidak ingin disalahkan masyarakat karena dianggap tidak bisa bekerja.

"Kalau ada pilihan refinery kenapa BUMD tidak melakukan," kata dia.

Padahal, perlu proses panjang dan tidak mudah dalam memanfaatkan peluang mini refinery. (Ams)

Dibaca : 399x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan