Rabu, 19 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

BUMDes Bandungrejo Dilatih Usaha Ayam Petelur

Editor: nugroho
Kamis, 01 Maret 2018
ist
USAHA BARU : Warga sedang belajar budidaya ayam petelur yang dirintis BUMDes Bandungrejo bekerjasama dengan PEPC.

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro – Setelah melaksanakan revitalisasi kepengurusan, Badan Usaha Milik Desa  (BUMDes) Bandungrejo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, terus berupaya meningkatkan kapasitas kepengurusan dan kelembagaannya. Salah satunya dilatih penyusunan rencana usaha budidaya ayam petelur yang melibatkan tujuh anggotanya dari warga Bandungrejo.

Public Government Affairs & Relation Manager Government Affairs & Relation Manager PEPC, Kunadi, menjelaskan rencana usaha BUMDes ini mencakup kriteria persyaratan bisnis secara umum, antara lain aspek keuangan, aspek pemasaran , aspek produksi, aspek penyediaan sarana prasarana, aspek HSSE, aspek administrasi, aspek personalia, aspek regulasi.

Pelatihan ini, lanjut Kunadi, merupakan bagian dari Program Peningkatan Mata Pencaharian Masyarakat Berbasis Potensi Lokal Melalui Optimalisasi Peran BUMDes yang diinisiasi PT Pertamina EP Cepu (PEPC), operator Lapangan Gas Jambaran-Tiung Biru (JTB).

"Ini sebagai bentuk komitmen perusahaan untuk memberdayakan masyarakat sekitar wilayah operasi," tegas Kunadi melalui siaran pers yang dikirim kepada suarabanyuurip.com, Kamis (1/3/2018).

Program kemitraan ini melibatkan sejumlah lembaga diantaranya lembaga nirlaba dari Bojonegoro dan juga Praktisi dan Konsultan Peternakan, drh. Suparto. 

"Masyarakat Bandungrejo juga diajak untuk mengunjungi kandang ayam petelur salah satu peternak di Bandungrejo. Di sana mereka belajar bagaimana peternak memulai usaha ayam petelur hingga menghasilkan telur dan kemudian memasarkannya," jelas Kunadim

Sebelumnya para pengurus BUMDes ini mengikuti pelatihan teknis budidaya ayam petelur yang diadakan pada tanggal 12 Februari 2018 yang dihadiri Camat Ngasem, Dinas Peternakan dan Perikanan Bojonegoro, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintah Desa (DPMPD), serta Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda).  

Calon peternak ayam dilatih memilih bibit ayam, membuat kandang ayam hingga ke penempatan perabot untuk makan dan minum, pemeliharaan ayam petelurnya sendiri hingga cara pengambilan ayam petelur. 

Setiap piloting project BUMDes Bandungrejo akan melakukan budidaya ayam petelur dalam skala 1000 ekor sebagai pilot project unit bisnis BUMDes. 

Camat Ngasem, Machmuddin, menyatakan, keberlangsungan proyek migas tidak lama, karena itu dibutuhkan cara agar masyarakat desa di sekitar wilayah operasi bisa merasakan manfaat bekelanjutan dari pengembangan proyek migas ini. 

“Salah satunya melalui rintisan usaha seperti ini," tegasnya.

Praktisi dan Konsultan Peternakan, drh. Suparto, menambahkan, usaha ini sangat potensial sekali pasarnya, bila dikelola dengan baik akan memberikan nilai ekonomi yang bagus bagi BUMDes dan masyarakat.

Pihak Pemdes Bandungrejo sendiri telah menyediakan tanah kas desa seluas 2500 meter persegi untuk lokasi kandang ayam sebagai bentuk penyertaan modal BUMDesa. (sam)

Dibaca : 616x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan