Sabtu, 17 November 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Bupati Anna Bicara Keterbukaan Bojonegoro di Forum IPS

Editor: nugroho
Kamis, 08 November 2018
Ist
JADI PEMBICARA : Bupati Anna (pegang mix) menyampaikan keterbukaan Bojonegoro di Forum IPS.

SuaraBanyuurip.com

Jakarta - Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, Anna Muawanah menjadi keynot speaker (pembicara) dalam acara The International Public Service (IPS) Forum 2018, Rabu (7/11/2018) malam. Wakil Presiden Yusuf Kalla membuka acara tersebut.

Dalam paparannya, Bu Anna, sapaan akrab Bupati Bojonegoro, menyampaikan semangat keterbukaan informasi publik yang menjadi roh dari adanya sistem pemilihan langsung. Sistem ini melibatkan langsung partisipasi masyarakat, sehingga dapat mengetahui aspirasi dan keluhan masyarakat. 

"Dan pengaduan tersebut harus dapat dilayani dan dipecahkan dengan cepat dan tepat," ucapnya. 

Di Kabupaten Bojonegoro dengan geografis wilayahnya yang luas yang terdiri dari hutan dan pegunungan, lanjut dia, pengaduan masyarakat basis pemecahannya adalah berbasis online dan offline. Bentuk pengaduannya bisa melalui WhatsApp  (WA), media sosial, radio, dialog.

"Selain itu, kami juga blusukan di lapangan untuk menampung pengaduan secara langsung dengan bertemu warga," jelas mantan Anggota DPR RI itu. 

Dari pengaduan tersebut kemudian dimasukan kedalam sistem Integrasi Aspirasi Publik – Layanan Pengaduan Online Rakyat (Siap Lapor) untuk dievaluasi dan dianalisa bersama organisasi perangkat daerah (OPD) menjadi isu strategis sebagai dasar dalam pengambilan keputusan untuk tindak lanjutnya. 

Kedepan sistem itu akan diperkuat dan dikembangkan melalui dialog langsung dengan masyarakat. Dialog yang dulunya berpusat di pendopo, akan dilakukan di masing-masing kecamatan sehingga secara langsung dapat mengetahui persoalan-persoalan yang ada di masyarakat.

"Dalam waktu dekat kami juga akan kembangkan juga melalui program Mall Pelayanan Publik," tandas salah satu politisi senior PKB itu.

IPS Forum diselenggarakan pertama kali oleh Kementerian PAN-RB berlangsung dua hari, hingga hari ini, Kamis (8/11/2018). Tujuannya sebagai wadah untuk memperkenalkan program pelayanan publik unggulan yang sudah ada di Indonesia agar dikenal dunia internasional. Sehingga, ke depan diharapkan muncul terobosan inovasi baru dalam pelayanan publik secara terus-menerus memberikan kemudahan.

Oleh karena itu IPS Forum diikuti oleh beberapa negara diantaranya Azerbaijan, Georgia, Korea, Fhilipina, Amerika Serikat, dan Jerman, yang sudah dikenal akan pelayanan publiknya. Sehingga harapannya dapat saling tukar pengalaman dan pengetahuan terkait pelayanan publik. 

Ada tiga sesi IPS Forum 2018, seperti exhibition (pameran), forum (konferensi), dan sesi marketplace. Acara juga memberikan penghargaan Top 40 Inovasi Pelayanan Publik 2018 bagi pemerintah pusat dan daerah yang menciptakan inovasi pelayanan.(rilis humas)

Dibaca : 431x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan