Selasa, 26 Maret 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Bupati Djoko Nugroho Beri Izin PKL Jualan di Taman Seribu Lampu

Editor: samian
Kamis, 14 Maret 2019
Ahmad Sampurno
AUDIENSI : Paguyuban PKL taman seribu lampu saat melakukan audiensi dengan Bupati Djoko Nugroho.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Bupati Blora, Jawa Tengah, Djoko Nugroho, akhirnya memberikan izin kepada Pedagang Kaki Lima (PKL) tetap berjualan di lokasi Taman Seribu Lampu (TSL) Cepu. Hal itu terungkap dalam audiensi PKL TSL dengan bupati, Kamis (14/3/2019).

Bahkan, bupati menyatakan jika Pemkab Blora membatalkan rencana pembangunan shelter di komplek SD Internasional (red, gedung ditempati SD 3  Balun). Serta berencana menata Taman Seribu Lampu untuk menyambut diaktifkannya Bandara Ngloram.

Saat berada di ruang rapat Bupati Blora, ketua Paguyuban PKL Taman Seribu Lampu, Edy Sumaryanto, mempertanyakan kejelasan nasip pedangan yang berada di lokasi tersebut.

"Kami sangat berharap Pak Bupati dapat mengambil keputusan yang baik bagi kami,” ungkap Edy.

Menanggapi hal itu, Bupati Blora Djoko Nugroho, mengatakan bahwa tahun ini Pemkab Blora memang akan melakukan penataan ulang Taman Seribu Lampu.

Penataan ini meliputi pembangunan jembatan tematik, pelebaran jalan, penataan pohon, penataan kelistrikan dan pembuatan shelter PKL agar lokasi ini menjadi indah dan nyaman.

“Nanti para PKL akan tetap berjualan di Taman Seribu Lampu di shelter-shelter yang sudah disediakan. Jangan di luar shelter. Jadi rencana semula saya bahwa Pemkab Blora akan membangun shelter PKL di depan SD Internasional itu saya batalkan,” kata bupati.

Namun, Djoko Nugroho meminta kepada para pedagang agar turut serta dalam menjaga kebersihan dan ketertiban taman. Hal ini dia tekankan mengingat sebentar lagi di Cepu akan dibangun Bandara Ngloram. Jadi, kebersihan dan ketertiban merupakan sesuatu yang mutlak.

“Sudah saatnya Cepu berbenah,” tegas Djoko Nugroho.

Mendengar penjelasan bupati itu, Edy Sumaryanto, menyatakan kesanggupannya memenuhi keinginan dari bupati. Paguyuban PKL Taman Seribu Lampu bersedia menjaga kebersihan dan ketertiban.

“Kami sepenuhnya mendukung rencana Pak Bupati. Semua fasilitas yang nantinya disediakan oleh Pemkab Blora, termasuk pembangunan MCK menjadi tanggung jawab Paguyuban untuk merawat dan menjaga,” ujar Edy.(Ams)

Dibaca : 333x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>