Jum'at, 22 Juni 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Bupati Tuban Gemar Mutasi Camat Jenu

Editor: samian
Sabtu, 09 Juni 2018
Ali Imron
MUTASI : Sekda Tuban, Budi Wiyana membenarkan jika mutasi Camat Jenu karena kompleksitas persoalan di wilayah industri.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Tingginya iklim politik dan gesekan industri di Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, membuat Bupati Tuban, Fathul Huda, gemar mutasi Camat Jenu. Terlepas adanya proyek Kilang NGRR Tuban, mulai bulan Mei 2017 sampai Juni 2018 sudah ada empat pejabat yang silih berganti menduduki kursi camat setempat.

Catatan SuaraBanyuurip.com, Kecamatan Jenu di akhir tahun 2012 dipimpin Camat Kasmoeri. Kurang lebih lima tahun menjabat, Kasmoeri akhirnya dipersoalkan oleh Asosiasi Kepala Desa (AKD) Jenu. Untuk meredam situasi, tepat dibulan Mei 2017, Camat Jenu dilukir dengan Camat Kerek yang waktu itu diduduki Rohman Ubaid.

Pelukiran tersebut memang mampu meredam gejolak AKD Jenu, tapi kedatangan Kasmoeri di Kecamatan Kerek sempat ditolak AKD Kerek meski akhirnya diterima. Dalam waktu seumur jagung, tanggal 24 Agustus 2017 Rohman Ubaid kembali masuk daftar mutasi dan dipercaya menjadi Kabag Humas dan Protokol Setda Tuban sampai sekarang.

Setelah Rohman Ubaid, Sugeng Winarno resmi menjabat Camat Jenu. Mantan Camat Merakurak ini, memiliki waktu cukup lama memimpin Jenu dibanding camat sebelumnya yaitu kurang lebih 11 bulan. Selama menjabat, Sugeng mulai beradaptasi dan mengawal ketat sosialisasi proyek Kilang patungan Pertamina-Rosneft. Tepat sebelum dimutasi, Sugeng gagal meredam gejolak warga Remen dan Mentoso yang menolak proyek kilang.

Mutasi kembali terjadi pada tanggal 4 Juni 2018. Camat Sugeng karena masa pengabdiannya lama dan masuk kategori camat senior, akhirnya dipindah menjadi Camat Tuban. Sementara Jenu kembali diisi Camat baru yaitu, Midun Riza Mohammad Maftuchin sampai sekarang.

Saat dikonfirmasi, Sekretaris Daerah (Sekda) Tuban, Budi Wiyana, langsung merespon kebijakan tersebut. Mantan Kepala Bappeda Tuban ini, membenarkan jika mutasi Camat Jenu karena kompleksitas persoalan di wilayah industri. Sekaligus dibutuhkan Sumber Daya Manusia (SDM) Camat yang mampu berkoordinasi.

“Mutasi diperlukan untuk menyegarkan kinerja di pemerintahan kecamatan,” sergah Budi.

Disinggung apakah mutasi tersebut berkaitan dengan gejolak Kilang Tuban, Budi hanya tersenyum tanpa menjelaskan lebih detail. Sebalilknya, dia justru menegaskan jika mutasi camat karena faktor kebutuhan. Contohnya Rohman Ubaid, memang kapasitasnya dibutuhkan di Bagian Humas dan Protokol Setda Tuban. Begitupula Sugeng Winarno, kemampuannya dibutuhkan di pemerintah Kecamatan Tuban.(Aim)  


 

Dibaca : 3105x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan