Kamis, 16 Agustus 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Jembatan Widang-Babat Ambruk

Butuh 1 Jam Angkat Kepala Trailer

Editor: samian
Rabu, 18 April 2018
Ali Imron
EVAKUASI : Tim evakuasi butuh waktu sejam baru berhasil mengangkat bagian kepala trailer Varia Usaha dari sungai bengawan solo.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Proses evakuasi badan truk yang tercebur di Sungai Bengawan Solo akibat ambruknya Jembatan Cincim II Widang-Babat tak semudah yang dipikirkan oleh masyarakat. Untuk mengangkat bagian kepala truk trailer saja, tim membutuhkan waktu lebih dari 1 jam.

"Tadi pemotongan bagian kepala truk dimulai sekitar pukul 15:30 WIB," ujar Kasatlantas Polres Tuban, AKP Eko Iskandar, kepada suarabanyuurip.com di lokasi kejadian, Rabu (18/4/2018).

Eko menegaskan, sesuai kesepakatan tim gabungan setiap truk akan dipotong menjadi tiga bagian. Strategi ini untuk memudahkan pengangkatan, dan aman bagi landasan Crane dengan berat 25 ton.

Truk pertama yang dipotong adalah milik PT Varia Usaha anak usaha dari PT Semen Indonesia Logistik (Silog). Kendaraan trailer ini mengangkut clay atau tanah liat bahan baku semen. Saat jatuh, trailer ini berada paling atas dengan posisi terbalik.

Untuk bagian potongan yang berhasil diangkat, langsung diangkut kendaraan khusus milik perusahaan. Sekalipun menjadi Barang Bukti (Bb) Reskrim Tuban, tapi sementara dititipkan di gudang perusahaan karena di Mapolres tidak ada tempat.

Lebih dari itu, proses evakuasi akan dimaksimalkan pada malam ini. Dikarenakan Kapolda Jatim, Irjen. Pol. Drs. Machfud Arifin, S.H menginstruksikan evakuasi lebih cepat lebih baik.

"Kami inginkan malam ini selesai karena akan dilanjutkan perbaikan jembatan," terang Kasatlantas humanis itu.

Sebatas diketahui, ada tiga truk dan satu motor yang jatuh di Sungai terpanjang di Pulau Jawa ini. Posisi empat kendaraan bermotor ini, saling tumpang tindih satu sama lain.

Pantauan di lapangan, tim tergabung dalam empat pekerjaan. Pertama fokus pada Crane di atas jembatan. Kedua, tim pemotongan terdiri dari enam orang berada di bawah jembatan. Ketiga, tim SAR BPBD Tuban siaga di sekitar truk antisipasi jika ada yang jatuh ke sungai. Keempat, TNI dan Polri mengamankan masyarakat supaya menjauh dari jembatan untuk menghindari hal yang tidak diinginkan.(Aim)

 

 

Dibaca : 5171x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan