Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Festival Banyuurip

Cak Nun : Harusnya Daerah di Indonesia Mencontoh Bojonegoro

Editor: samian
Minggu, 05 November 2017
d suko nugroho
MERIAH : seribuan warga tumplek blek di Lapangan Sepak Bola Gayam menyaksikan Sianau Bareng Cak Nun.

SuaraBanyuurip.com - d suko nugroho

Bojonegoro - Seribuan masyarakat dari dalam dan luar Bojonegoro, Jawa Timur, membanjiri Lapangan Sepak Bola Desa Gayam, Kecamatan Gayam, menyaksikan Sinau Bareng Cak Nun & Kiai Kanjeng, Minggu (5/11/2017). Kegiatan ini merupakan rangkaian Festival Banyu Urip dalam rangka memperingati Hari Jadi Bojonegoro (HJB) ke 340 dan Hari Jadi Kecamatan Gayam ke 5.

Dalam pengantarnya Cak Nun menyampaikan kegiatan ini menunjukkan sinergi yang baik antara perusahaan asing dengan pemerintah dan masyarakat. Hal ini, kata dia, dibuktikan dengan hadirnya para pejabat pemerintahan mulai dari pusat hingga desa dan perwakilan perusahaan.

"Kalau daerah lain pada ribut, di sini perusahaan asing, pejabat, dan rakyatnya guyub rukun," kata Cak Nun.

Tampak hadir anggota Komisi VII DPR RI, Satya W Yudha, Kepala Perwakilan SKK Migas Ali Masyhar, pejabat EMCL Erwin Maryoto. Juga Muspika, para kepala desa, dan tokoh masyarakat se Wilayah Gayam.

Dalam kesempatan itu Cak Nun mengungkapkan,  peradapan manusia tertua berada di sepanjang daerah mulai Kendeng, Grabakan, Cepu, Bojonegoro, hingga Tuban.

"Karena itu Bojonegoro kaya akan sumber daya alam. Setelah minyak habis, masih ada lagi sumber gas, dan panas bumi. Jangan sampai itu dicuri orang lain yang ingin masuk ke sini," pesan Budayawan bernama lengkap Emha Ainun Nadjib.

Menurut dia, perusahaan asing yang melakukan kegiatan di sini memiliki etika baik dengan masyarakat. Diharapkan dengan sinergi ini akan menjadikan pengelolaan pemerintah semakin baik sehingga membawa kesejahteraan masyarakat.

"Jangan terkontaminasi dengan kondisi di Jakarta. Seharusnya daerah di Indonesia mencontoh Bojonegoro," tegas pria yang juga budayawan itu.

Kepala Perwakilan SKK Migas Jabanusa, Ali Masyhar berharap apa yang disampaikan Cak Nun dapat menjadikan semua menjadi lebih baik. 

"Semoga Cak Nun mendapat umur panjang. Agar dia bisa menjadi gombalnya Gusti Allah yang dapat membersihkan hati dan jiwa kita," sambung Ali Masyhar.

Anggota Komisi VII DPR RI, Satya W Yudha menjelaskan, komisinya salah satunya adalah membidangi masalah energi. Tugasnya adalah melakukan pengawasan kegiatan industri termasuk ExxonMobil yang melakukan kegiatan di Bojonegoro.

"Apakah benar kegiatan yang dilaksanakan memberikan manfaat kepada masyarakat. Semua kita kontrol dan awasi, itulah salah satu tugas kami," jelas politisi Golkar dari Daerah Pemilihan (Dapil) IX Bojonegoro - Tuban.

Untuk diketahui sebelum Sinau Bareng Cak Nun, sejumlah kegiatan telah dilaksanakan dalam Festival Banyu Urip ini. Di antara festival band pelajar, expo, ngontel bareng dan diskusi kepemudaan bersama SW. Yudha.

Festival Banyùurip yang mengusung tema " Harmoni Energi dan Budaya Banyu Urip untuk Negeri" ini dilaksanakan Forum Karang Taruna Kecamatan Gayam dengan didukung penuh operator Lapangan Minyak Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL). (suko)

Dibaca : 174x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan