Selasa, 16 Juli 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Catat 161 TPS di Blora Kategori Rawan

Editor: samian
Minggu, 14 April 2019
Ahmad Sampurno
Ketua Bawaslukab Blora, Lulus Mariyonan.

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora -  Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Blora, Jawa Tengah, mencatat sebanyak 161 Tempat Pemungutan Suara (TPS) masuk kategori rawan dari 2.950 TPS yang ada di Kabuapten Blora. 

Data tersebut berdasarkan pencermatan yang dilakukan oleh Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) tentang indikator-indikator kerawanan.

“161 TPS ini tentu akan diawasi secara serius,” ujar Ketua Bawaslukab Blora, Lulus Mariyonan, kepada Suarabanyuurip.com, Minggu (14/4/2019).

Dari 161 TPS itu, keberadaannya di dekat posko parpol ada 55 TPS, sedangkan TPS dekat Lembaga Pendidikan dan Pesantren jumlahnya 98 TPS. Lainnya TPS di dekat rumah sakit/fasilitas kesehatan 7 TPS, serta dekat dengan perguruan tinggi hanya 1 TPS.

“Seperti di dekat posko memang harus diwaspadai khususnya soal intimidasi atau memberikan layanan sosial kepada pemilih,” beberanya.

Selain itu bagi yang dekat dengan lembaga pesantren dan perguruan tinggi, tentu yang dicermati adalah tentang ketersediaan surat suara di TPS. Lantaran ponpes dan perguruan tinggi besar kemungkinan ada banyak pemilih yang menggunakan DPTb atau A-5.

Meski demikian, belum tentu TPS yang lainnya tidak rawan. Seperti indikator soal TPS terdapat potensi praktik politik uang, KPPS berkampanye.

"Saat ini memang belum muncul, tetapi mendekati hari H kemungkinan bisa muncul di TPS-TPS, hal inilah yang terus menjadi pencermatan Bawaslu agar PTPS, PPD dapat mengidentifikasi sesuai dengan waktunya,” jelas Lulus.

Menurutnya hari ini yang telah terdata rawan bisa saja menjadi tidak rawan. Tetapi yang belum terdata rawan akan menjadi rawan, karena adanya beberapa faktor yang ada di lapangan.

Untuk itulah maka patroli pengawasan di sekitar lokasi TPS oleh para PTPS menjadi hal yang utama. Sehingga bisa mendeteksi dini potensi-potensi kerawanan yang ada.

“Data kerawanan TPS ini menjadi sangat penting, sekaligus untuk mengukur kewaspadaan jajaran pengawas terhadap praktek-praktek politik uang selama masa tenang dan hari pemungutan suara,” tegasnya.(ams)

Dibaca : 382x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan