Dana Sharing LMDH Cepu Capai Rp1 M Lebih

Jum'at, 22 November 2013, Dibaca : 1452 x Editor : nugroho

ali musthofa
FOTO BERSAMA : Bupati Blora Djoko Nugroho bersama LMDH di wilayah Perhutani KPH Cepu usai penyerahan dana sahring .


SuaraBanyuurip.com - Ali Musthofa

Blora - Dana sharing untuk Lembaga Masyarakat Desa Hutan ( LMDH) se KPH Perhutani Cepu untuk produksi kayu jati tahun 2012 mencapai Rp1.068.369.645. Dana sharring itu diberikan kepada 45 LMDH yang ada di wilayah setempat.

Desa dengan dana sharing terbesar, yakni LMDH Wana Jati Lestari di Desa Nglobo, Kecamatan Jiken, sebanyak Rp231.274.325, LMDH Alas Rejo di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong sebanyak Rp 215.275.119, dan LMDH Wana Sumber Mulyo di Desa Bleboh, Kecamatan Jiken sebanyak Rp 103.557.707.

Baca Lainnya :

    Untuk total luas wilayah hutan di KPH Cepu sendiri mencapai 33.017,29 hektar dengan jumlah 45 desa hutan di Kabupaten Blora, dimana seluruhnya telah terbentuk LMDH. Dana sharing yang telah diberikan sejak tahun 2002 sampai dengan 2012 mencapai Rp17.844.857.928,-.

    Bupati Blora, Djoko Nugroho,  mengatakan, bahwa sistem Pengelolaan Hutan Bersama (PHBM) adalah suatu sistem pengelolaan sumberdaya hutan yang dilakukan bersama dengan jiwa berbagi antara Perum Perhutani, masyarakat desa hutan dan pihak yang berkepentingan untuk mencapai keberlanjutan fungsi dan manfaat sumber daya hutan dapat diwujudkan secara optimal dan proporsional.

    Baca Lainnya :

      Kokok-sapaan akrab Bupati Blora ini menambahkan,  berbagi dalam sistem PHBM tidak hanya berbagi hak, akan tetapi juga berbagi peran, tanggungjawab dan kontribusi dalam pengelolaan hutan.  Sehingga diharapkan LMDH dapat lebih memberikan peran, tanggung jawab dan kontribusi yang lebih nyata dalam pengelolaan hutan di wilayah pangkuannya.

      “Dana sharing yang diterima LMDH agar digunakan untuk menjadikan sebesar-besarnya kemakmuran masyarakat, bukan hanya pengurus, namun untuk seluruh anggota LMDH dan masyarakat secara umum,” pesan Kokok di sela-sela penyerahan dana sharing kepada LMDH yang dipusatkan di Desa Sambongrejo, Kecamatan Sambong, Kamis (22/11/2013).

      Kokok menekankan, dalam penggunaan dana sharing ini agar mengacu Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah kepada Bupati atau Wali Kota Nomor 522/03924 yang pada prinsipnya memuat prioritas penggunaan dana sharing.

      "Untuk penyelamatan lingkungan, pendidikan dan kesehatan, peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui usaha produktif dan koperasi, sarana dan prasarana pendukung pengembangan ekonomi produktif dan kebutuhan dasar seperti pangan dan sandang," katanya.

      Tak lupa, Mantan Dandim Rembang itu juga berharap agar penggunaan dana sharing transparan dan akuntabel. " Penggunaannya sesuai Rencana Anggaran dan Belanja yang telah disepakati sesuai dengan perjanjian antara LMDH dan Perum Perhutani, Dapat dipertanggungjawabkan pembukuannya," harap Kokok. (ali)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more