Selasa, 18 Desember 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Dari 1.000 Penambang, 50 Orang Terdaftar BPJS Ketenagakerjaan

Editor: nugroho
Rabu, 05 Desember 2018
dok/sbu
SUMUR MINYAK TUA : Seorang penambang sedang menambang minyak dari Lapangan Wonocolo yang dikelola PT BBS.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Bojonegoro, Jawa Timur, menyampaikan, dari 1000 penambang sumur tua yang dilaporkam Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS), baru 50 orang yang terdaftar. 

"Karena memang ada kendala untuk mendaftarkan para penambang tersebut," kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Budi Santoso saat ditemui suarabanyuurip.com dikantornya beberapa waktu lalu. 

Kendala yang dihadapi diantaranya para penambang sebagian besar tidak memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP). Selain itu berusia di atas 60 tahun.

"Jadi syarat untuk menjadi peserta itu harus memiliki kartu identitas dan berusia di bawah enam puluh tahun. Semantara, di sumur tua masih banyak yang belum mengurus KTP," tuturnya. 

Pendaftaran para penambang ini, hanya untuk jaminan kecelakaan kerja dan kematian. Sementara, PT BBS  selama ini mendaftarkan penambang sumur tua dengan cara bertahap sejak tahun 2017. 

"Kalau tidak sosialisasi langsung dengan penambang saya rasa susah ya. Karena, selama ini kami belum diajak sosialisasi ke sana," tandasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Direktur Operasional PT BBS, Tonny Ade Irawan, belum memberikan tanggapannya terkait hal ini. Pesan pendek yang dilayangkan sejak Selasa (4/12/2018) belum ada balasan. 

Untuk diketahui, sejak 2017 PT BBS melakukan kerjasama dengan Pertamina EP Asset 4 Field Cepu dalam mengelola sumur tua. Sesuai kontrak, ada sekitar 500 sumur yang dikelola dengan produksi  hingga pertengahan Juli 2018 sebesar 2.881 barel.(rien) 

 

Dibaca : 201x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan