Rabu, 20 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

DBH Rendah Dibandingkan Kerusakan Infrastruktur

Editor: samian
Rabu, 16 Desember 2015

SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Kerusakan infrastruktur Kabupaten Blora, Jawa Tengah yang ditimbulkan dari proyek Eksplorasi Minyak dan Gas Bumi (Migas) maupun proses angkat angkut minyak dari sumur tua, ternyata tidak sebanding dengan pendapatan daerah yang dihasilkan dari sektor migas.

Terbukti, penerimaan dari sektor migas masih rendah dibanding dengan dana yang dikeluarkan untuk perbaikan inftastruktur. Hal itu diungkapkan oleh Gunadi, Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Kekayaan dan Aset Daerah (DPPKAD) Blora belum lama ini.

Gunadi menjelaskan, pada APBD Blora tahun 2015 Pendapatan dari Dana Bagi Hasil (DBH) sektor migas berdasarkan regulasi yang ada, masih rendah dari target Rp7,6 miliar. Kemudian ada perubahan target menjadi Rp2,7 miliar.

“Dari Minyak sampai saat ini terealisasi Rp1,7 miliar. Untuk Gas, dari target Rp183 juta, sampai hari ini baru Rp47 juta,” kata dia.

Pendapatan tersebut ternyata tidak sebanding dengan anggaran yang dikeluarkan untuk pembangunan infrastruktur jalan.

“Untuk wilayah banyuasin wilayah Kecamatan Randublatung harus mengeluarkan anggaran Rp40 miliar untuk pembangunan jalan,” jelasnya.

Sehingga mengejar pendapatan dari sektor migas dianggap perscuma. “Antara kerusakan lingkungan, infrastruktur dengan pendapatan tidak sebanding,” paparnya.

Sejak jaman belanda hingga saat ini, menurut dia, Blora belum mendapatkan kesejahteraan dari sektor migas. Namun demikian, DBH Migas bisa meningkat jika regulasi yang mengatur DBH Migas dari Blok Cepu ditinjau kembali.

“Harapannya ada tinjauan kembali regulasi,” terangnya.

Sementara itu, Setyo Edi Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Blora, mengklaim, pendapatan Blora dari sektor migas akan mengalami kenaikan pada tahun 2016 mendatang.

“DBH yang akan diberikan tahun 2016 akan mencapai Rp24 miliar, meskipun lebih rendah dari perhitungan yang mencapai Rp36 miliar,” jelasnya.

Dirinya juga optimis, DBH Gas akan terus mengalami peningkatan setiap tahun. “Ada faktor yang perlu diperhatikan. DBH gas optimis dapat banyak capaiannya,” kata dia. (ams)

Dibaca : 388x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan