Minggu, 19 November 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

DD Tuban 2018 Susut 11%

Editor: samian
Senin, 06 November 2017
Ali Imron
SEPAKAT : Bupati Tuban, Fathul Huda dan Ketua DPRD, Miyadi menandatangani RAPBD 2018.

SuaraBanyuurip.comAli Imron

Tuban - Eksekutif dan legislatif Kabupaten Tuban, Jawa Timur, telah menyepakati Rancanangan Anggaran Pendapatan, dan Belanja Daerah (RAPBD) 2018, Senin (6/11/2017).

Upaya ini sebagai langkah cepat, sekaligus antisipasi menyusutnya Dana Desa (DD) 11%, dari Rp252, 388 miliar menjadi Rp225, 648 miliar di tahun depan.

Sesuai informasi dari website resmi Direktorat Jenderal Perimbangan Keuangan Kementerian Keuangan pada 01 November 2017, terdapat perubahan alokasi dana transfer ke daerah dan DD untuk Kabupaten Tuban. Otomatis harus dilakukan penyesuaian terhadap RAPBD tahun anggaran 2018.

“Anggaran tahun depan naik turun,” ujar Bupati Tuban, Fathul Huda, kepada suarabanyuurip.com, di gedung paripurna dewan.

Untuk Dana Bagi Hasil (DBH) pajak/bukan pajak yang semula dianggarkan sebesar Rp84, 932 miliar menjadi Rp107, 703 miliar atau naik 27 persen (Rp22 miliar lebih). Dana Alokasi Khusus (DAK) yang semula dianggarkan Rp496, 11 miliar turun 35 persen menjadi Rp172, 204 miliar. Selain DD, Dana Insentif Daerah yang semula dianggarkan Rp49, 933 Miliar menjadi Rp26, 5 miliar atau turun 47 persen.

Perubahan tersebut telah masuk materi pembahasan saat penuntasan, dan selanjutnya telah disesuaikan, baik pendapatan maupun belanjanya. Dilanjutkan penuangan dalam persetujuan bersama atas Raperda tentang APBD tahun anggaran 2018 yang telah ditandatangani hari ini.

Sesuai dengan ketentuan Permendagri Nomor 33 Tahun 2017, telah ditandatangani berita acara kesepakatan tentang program kegiatan yang dapat ditunda atau dijadwal ulang pelaksanaannya. Upaya ini dalam rangka mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan alokasi Dana Alokasi Umum (DAU).

Bupati optimis apa yang telah dituangkan dalam RAPBD ini, telah sesuai dengan kebutuhan dan tuntutan masyarakat. Antara eksekutif dan legislatif ada kesamaan pandangan dalam menyusun Raperda Tuban tentang APBD tahun 2018.

“Sinergitas dan kemitraan yang telah dibangun terus dapat dipelihara dan dapat ditingkatkan demi kemajuan pembangunan di Kabupaten Tuban,” harapnya.

Berkas APBD 2018 akan segera diteruskan kepada Gubernur Jawa Timur sebagai bahan evaluasi. Proses evaluasi akan dilaksanakan paling lama 15 hari kerja sejak diterima.

Sebagaimana diketahui, RAPBD Tahun 2018 diperkirakan mencapai Rp2,479 triliun lebih atau naik 8,97 persen dibanding APBD tahun 2017 sebesar Rp2,275 triliun lebih. Rinciannya, PAD sebesar Rp378 miliar lebih atau naik 15,51 persen dibandingkan tahun 2017 sebesar Rp327 miliar lebih.

Ditambah dana perimbangan sebesar Rp1,609 triliun lebih atau naik 5,77 persen dibanding APBD 2017 sebesar Rp1,521 triliun lebih. Lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp491 miliar lebih, atau naik 15,36 persen dari APBD 2017 sebesar Rp426 miliar lebih. (Aim)

 

Dibaca : 156x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan
iklan