Kamis, 18 Oktober 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Delapan PSK dan Mucikari di Tuban Diciduk Petugas Gabungan

Editor: samian
Senin, 17 September 2018
Ali Imron
RAZIA PSK : Petugas gabungan amankan 14 orang di Dusun Sowan, Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar.

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Petugas gabungan Satpol PP, TNI dan Polri pada Minggu (16/9/2018), kembali menyisir kawasan warung yang terindikasi spot lokalisasi di sepanjang jalan Pantura di Kecamatan Bancar, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Hasilnya ada delapan Pekerja Seks Komersial (PSK), empat pemilik warung/mucikari, dan dua pelanggan terciduk di Dusun Sowan, Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar.

“Ada 14 orang yang kita ciduk,” ujar Kepala Satpol PP Tuban, Heri Muharwanto, kepada suarabanyuurip.com, Senin (17/9/2018).

Heri sapaan akrabnya, menegaskan, yang PSK langsung dikirim petugas ke Panti Rehabilitasi Kediri. Sedangkan yang mucikari disidangkan di Pengadilan Negeri Tuban.

Adapun PSK yang terciduk identitasnya meliputi, Putri Munfiati (44), dan Juati (48) asal Kecamatan Donorojo, Warniatun (43) asal Kecamatan Mlonggo, Kabupaten Jepara.

Pemilik warung bernama Ali (60) asal Kecamatan Tuban, dan Mucikari Rumisih (52) asal Desa Bogorejo.

Pemilik warung/mucikari Wiji (66), asal Desa Bogorejo mempekerjakan PSK Sutini (45) asal Desa Jamprong, Kenduruan atau sekitar Sumur Albatros Putih (ABP-1), Sri Puji Lestari (32) asal Demak, dan Siska asal Tawangrejo, Sarang, Rembang.

Pemilik warung/ mucikari Purwanti (49), asal Bulu Tuban, mempekerjakan Sriwati (53) asal Desa Bogorejo, dan Narti asal Kecamatan Keling, Jepara. Dua pelanggan yang juga ikut terciduk identitasnya, Sumaji (53) dan Eko Suwito (50) asal Desa Bogorejo, Kecamatan Bancar.

Pada 31 Agustus 2018 lalu, lokalisasi di Dusun Ngomben, Desa Sukolilo, Kecamatan Bancar, digrebek petugas gabungan berkat kekompakan semua stakehokder terkait.

Sekalipun secara resmi sudah dilarang operasi oleh tiga pilar Kecamatan termasuk Pemerintah Desa (Pemdes) setempat, tapi masih ada seorang mucikari yang diam-diam mempekerjakan tujuh Pekerja Seks Komersial (PSK) dari Jawa Tengah (Jateng) dan Jatim. Dari tujuh PSK yang diamankan, termuda kelahiran 1995. (Aim)

Dibaca : 6745x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan iklan iklan
iklan