Senin, 25 September 2017
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Demo Bubar Setelah Kesepakatan Tertulis

Editor: nugroho
Sabtu, 05 Januari 2013
Athok Moch Nur Rozaqy
SEPAKAT: Para pemuda membubarkan diri setelah PT Tripatra membuat kesepakatan tertulis.

SuaraBanyuurip.com - Athok Moch Nur Rozaqy

Bojonegoro- Aksi protes oleh karang taruna "Putra Mandiri" Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur akhirnya mereda setelah ada pertemuan dengan kontraktor Mobil Cepu Ltd (MCL) konsorsium PT Tripatra Engineers and Constructors-PT Samsung di perempatan pasar Gayam.

Community and Manager PT Tripatra, Budi Karyawan, mendatangi lokasi aksi warga. Dia menyampaikan kepada pendemo, persoalan drainase di sejumlah titik sudah ada upaya perbaikan, sedangkan untuk tuntutran lain tidak serta merta bisa diselesaikan secara langsung.

"Bisa dicek sendiri, mungkin dua jam lagi air sudah bisa menyusut. Tetapi kalaupun ada hujan lagi tidak tahu," ungkap Budi Karyawan.

Dia mengaku untuk tuntutan lain perlu koordinasi lagi dengan pihak MCL. Utamanya persoalan Tanah Kas Desa (TKD) dan lapangan sepak bola gayam. Bahkan, untuk menyakinkan, pihaknya bersedia menyepakati tuntutan karang taruna dengan bersedia menandatangani surat pernyataan yang ditulis sendiri oleh perwakilan karang taruna.

"Kami hanya sebagai saksi bahwa akan segera ada penyelesaian, bukan memutuskan," tandasnya.

Pantauan suarabanyuurip.com di lokasi perwakilan Tripatra berdialog dengan perwakilan karang taruna dengan disaksikan Dirpamobvit, Kompol Wagiyo, dan tokoh masyarakat Blok Cepu, Parmani, untuk secara bersama membuat kesepakatan tertulis untuk kemudian diserahkan kekepala desa setempat untuk ditandatangani.

Adapun isi surat tersebut adalah penyelesaian drainase, pengurukan lapangan sepak bola gayam, dan penyelesaian TKD. Selain itu, juga tertera daftar anggota karang taruna yang ikut dalam aksi yang berlangsung sejak jam 11.00 WIB tadi.

"Dalam surat itu kami memberikan waktu dua minggu. Jika tidak segera terlaksana kami siap melakukan aksi yang lebih besar lagi," ancam Ketua Karang Taruna Gayam, Narito.
Pasca kesepakatan tertulis itu, kondisi mulai mereda. Aktivitas dijalur tersebut mulai kembali normal.

Seperti diberitakan sebelumnya, Karang Taruna Desa Gayam menggelar aksi protes di timur lokasi well Pad C. Selang beberapa waktu kemudian, dilanjutkan dengan pemblokiran jalan di di perempatan pasar Gayam. (roz)   

 

Dibaca : 1537x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan