Dewan Minta Target Pendapatan PT.BBS Diturunkan

Selasa, 05 November 2019, Dibaca : 228 x Editor : rozaqy

Suarabanyuurip
Salah satu BUMD Bojonegoro PT BBS


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Komisi B, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, meminta agar Pemerintah Kabupaten Bojonegoro menurunkan target pendapatan asli daerah (PAD) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Bojonegoro Bangun Sarana (BBS) didalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2020.

"Karena, PT BBS hanya mengelola sumur tua dan sewa hotel The Resident oleh Pertamina EP Cepu (PEPC) saja," kata Anggota Komisi B, Lasuri, Selasa (5/11/2019).

Baca Lainnya :

    Dari hasil perhitungan laba pengelolaan sumur tua dan sewa hotel tahun ini, kata Lasuri, PT BBS hanya mampu menyetorkan deviden ke Pemkab sebesar Rp600 juta.

    "Sehingga, sangat tidak mungkin jika PT BBS dipaksakan menyetor deviden sebesar Rp1,5 miliar untuk tahun depan," tegasnya.

    Baca Lainnya :

      Seharusnya, saat melaksanakan Rapat  Umum Pemegang Saham (RUPS) beberapa waktu lalu, tim dari Pemkab Bojonegoro sudah bisa memperhitungkan laba-rugi yang dihasilkan BUMD berbasis bisnis minyak dan gas (migas).

      "Besok kita akan hearing dengan Badan Pendapatan untuk membahas ini," tandasnya.

      Terpisah, Plt Direktur PT BBS, Ali Imron, mengungkapkan, penghitungan deviden pada bulan Oktober 2019 ini baru mencapai Rp515 juta. Diperkirakan sampai Desember 2019 hanya bertambah sampai Rp600 juta.

      "Pendapatan itu dari pengelolaan sumur tua dan sewa hotel The Resident," pungkasnya. (rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more