Minggu, 18 Agustus 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Dewan Siapkan Perda CSR

Editor: nugroho
Rabu, 30 Mei 2012
dwi
Sigit Kushariyanto

SuaraBanyuurip.com - Ririn W

Bojonegoro -Dugaan penyelewengan dana corporate sosial responsibility (CSR) Join Operating Body Pertamina – PetroChina East Java (JOBP-PEJ) oleh Anggota Komite Desa Campurejo, Kecamatan Kota Bojonegoro, yang masuk proses hukum disikapi Komisi A DPRD Bojonegoro. Lembaga dewan yang membidangi masalah hukum dan pemerintah, itu menilai permasalahan tersebut terjadi dikarenakan management pengelolaan CSR ditingkat desa tidak ada perhatian serius dari Operator Migas Blok Tuban.

Akibatnya, pengelolaan dana CSR oleh Komite Desa tidak berjalan transparan sehingga menimbulkan konflik internal desa. Padahal pengelolaan dana tersebut seharusnya terpogram, terencana, dan terarah.

“Selama ini yang kami terima dari laporan LSM di desa Campurejo, penerapan dana CSR disana masih semu,” tegas Sekretaris Komisi A DPRD Bojonegoro, Sigit Kushariyanto, Rabu (30/5).

Dia mengungkapkan, sesuai data yang diterima Komisi A, JOB P-PEJ telah mengucurkan dana CSR senilai Rp 50 miliar bagi desa sekitar pemboran. Akan tetapi dana yang dikucurkan tersebut tidak membawa dampak siginifikan terhadap kondisi masayarakat maupun desa. Hal itu dibuktikan masih munculnya keluhan warga atas fasilitas publik di desa seperti pemasangan pipa air bersih, pendidikan dan kesehatan.

“Maka dari itu perlu adanya regulasi khusus yang mengatur tentang CSR agar terprogram, terencana dan terarah. Sehingga permasalahan seperti itu (dugaan penyelewengan dana CSR JOBp-PEJ) tidak terjadi,” papar Politikus Golkar ini.

Sigit menuturkan, sekarang ini draft Raperda CSR masih dalam proses pengkajian akademis oleh Universitas Brawijaya (Unibraw) Malang untuk disinkronkan dengan peraturan yang lebih tinggi lagi sehingga keluar naskah yang sesuai dan pas.

Raperda ini, lanjut dia, nantinya akan di paripurnakan dengan pihak eksekutif dan semua pengusaha besar di Bojonegoro agar mereka benar-benar memahami isinya.

“Perda CSR yang kita siapkan ini memiliki dasar filosofis, yuridis dan pemerataan yang tentunya sasaran utamanya adalah masyarakat,” imbuhya.

Jika Perda CSR ini ditetapkan menjadi Perda, maka pelaksanaan CSR di Ring 1 Sumur Migas Sukowati maupun lapangan lainnya tidak dapat berjalan seenaknya. Karena ada regulasi yang tepat dan campur tangan pemerintah daerah dalam pengelolaannya. (suko)

Dibaca : 1623x
FB
Ada 2 komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Kamis, 09 Januari 2014 15:19
CSR senilai 50 milyar itu besar. Harusnya memberikan manfaat yang signifikan
wendra
Senin, 18 Juni 2012 16:11
PT INFICO PRATAMA // RADEN SALEH SQUARE B/09 // 085285388899 >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>> >>>>>>>>>>>>>>>>>>>> Selamat & Sukses >>>>>>>>>>>>>>>>>>>> >>>>>> www.netwayindonesia.com - agung@netwayindonesia.com >>>>>>> >>>>>> www.rendezscaffolding.com - agung@rendezscaffolding.com >>>>>> >>>>>>>>> www.snagerladder.com - agung@snagerladder.com >>>>>>>>> >>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>>
Agung Netway Indonesia
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan