Rabu, 19 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Pemuda Lamongan Serang Pengasuh Ponpes An Nidhomiyyah Tuban

Diduga Motif Penyerangan Kiai Sakit Hati

Editor: samian
Kamis, 13 September 2018
Ali Imron
Kapolres Tuban (jaket putih) didampingi Kasatreskrim (jaket merah) dan Kasatresnarkoba (jaket hitam).

SuaraBanyuurip.com - Ali Imron

Tuban - Dihadapan awak media, Kapolres Tuban, Jawa Timur, AKBP Nanang Haryono, menduga motif penyerangan kiai pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) An Nidhomyyah Tuban adalah sakit hati kepada pengurus ponpes. Dikarenakan sebelum kejadian pelaku sempat minta kerja, tapi dipulangkan pengurus karena bersikap kasar dan tidak baik.

"Motif pelaku melakukan hal itu diduga karena sakit hati kepada pengurus pondok," ujar Kapolres Nanang, Kamis (13/9/2018).

Kapolres kelahiran Bojonegoro itu, menjelaskan, sebelumnya pelaku juga pernah bekerja di pondok sebagai pekerja bersih-bersih atau cleaning service selama dua bulan. Dikarenakan sikapnya yang kadang memukul atau membahayakan santri, maka pengurus pondok memulangkan pelaku.

Lebih dari itu, dua hari yang lalu pelaku juga kembali lagi ke pondok untuk minta pekerjaan lagi, tetapi tidak diperbolehkan oleh pengurus pondok. Pantang menyerah, pelaku datang lagi ke pondok dengan cara naik tembok pagar dengan membawa golok dan mengamuk di dalam pondok.

"Hingga satu tamu pondok mengalami luka terbuka di bagian paha akibat terkena sabetan senjata tajam milik pelaku," terang Nanang.

Di beritakan sebelumnya, pelaku yang merupakan warga Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan tewas ditembak pada bagian kepalanya oleh anggota Polres Tuban karena melawan saat akan ditangkap sekitar pukul 22:30 WIB, Rabu (12/9/2018). (Aim)

Dibaca : 3078x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan