Minggu, 18 Agustus 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Dinas Pendidikan Tuban Tarik Buku SD Meresahkan

Editor: nugroho
Kamis, 07 Februari 2019
Hidayatul Khoriyah
DITUMPUK : Dinas Pendidikan Tuban menghimbau semua SD menarik buku berisi meresahkan.

SuaraBanyuurip.com

Tuban- Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Jawa Timur, mendapat laporan adanya konten yang berpotensi meresahkan masyarakat dalam materi di salah satu buku tematik K13. Seluruh sekolah dasar dihimbau untuk tidak mengajarkan konten pada materi di buku yang ada di tema 7 itu untuk sementara.

Dalam bacaan itu memuat tulisan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) disamakan atau digolongkan dengan organisasi terlarang di Indonesia, seperti Partai Komunis Indonesia (PKI), Perhimpunan Indonesia (PI) dan organisasi yang dianggap radikal lainnya.

Buku tersebut terbitan Pusat Kurikulum dan Perbukuan Kemdikbud setebal 226.

"Sementara sekolah jangan mengajarkan konten itu dulu sampai ada perintah dari pusat, karena masih melakukan mediasi," papar Kepala Bidang (Kabid) SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban,Sumarno, kepada SuaraBanyuUrip.com, Kamis (7/2/2019).

Meskipun sekolah atau guru tidak mengajarkan konten tersebut, namun ada pengarahan yang lebih bijak dan lebih pantas diajarkan kepada siswa.

"Guru harus lebih bijak dalam memberikan pengajaran terkait materi ini," imbuhnya.

Beberapa sekolah di Tuban telah melakukan penarikan buku yang berisi konten tersebut, dan sementara waktu tidak diajarkan ke siswa. 

"Kami kumpulkan dulu di sekolah sampai ada pemberitahuan lebih lanjut dari dinas," ujar Jamadi, salah satu pengajar di SDN Ronggomulyo Tuban saat ditemui di ruangannya.

Tumpukan buku terkait juga telah dikumpulkan di sudut kelas sembari menunggu perintah dari dinas. Sambil menunggu kepastian ada pengganti buku yang dapat diajarkan ke siswa.

Wakil Kepala Kesiswaan SDN Latsari Tuban, Riyanto melakukan hal yang sama kepada peserta didiknya dengan melakukan penarikan buku terkait untuk sementara.

"Kami tarik dulu sementara dari anak-anak," tandasnya (hida)

Dibaca : 606x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan