Dinas Perdagangan Bojonegoro Terapkan e-Nguwasi Pasar

Tingkatkan Pendapatan Asli Daerah

Rabu, 22 Mei 2019, Dibaca : 436 x Editor : nugroho

ririn wedia
SOSIALISASI : Dinas Perdagangan Bojonegoro menerapkan e-Nguwasi Pasar untuk tingkat PAD.


SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Dinas Perdagangan Bojonegoro, Jawa Timur, menerapkan sistem e-Nguwasi Pasar untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD). Tahun 2019 ini, PAD  ditargetkan mencapai Rp4,685 miliar dari sewa dan retribusi pasar.   

"Ini salah satu inovasi kita dalam pencapaian target PAD seperti sewa dan retribusi pasar," kata Kepala Dinas Perdagangan Bojonegoro, Agus Hariana dikonfirmasi melalui Kepala Bidang Pasar, Yudistira, Rabu (22/5/2019). 

Baca Lainnya :

    Target pendapatan sewa dan retribusi pasar tersebut berasal dari  11 Pasar Daerah yang meliputi Pasar Kota, Banjarejo, pasar Rojokoyo, Pasar Padangan, Malo, Kalitidu, Dander, Sugihwaras, Kedungadem, Sroyo dan Kanor.

    Jumlah pedagang permanen pasar daerah saat ini sebanyak 3.998  pedagang. Meliputi toko, bidak dan los. Sedangkan untuk pedagang lesehan yang sifatnya tidak permanen berjumlah kurang lebih 2.250. 

    Baca Lainnya :

      "Dengan e-Nguwasi pasar ini, diharapkan bisa mempermudah metode penarikan sewa dan retribusinya," tegasnya. 

      e-Nguwasi Pasar adalah sebuah inovasi metode pemungutan sewa dan retribusi pasar dengan transaksi elektronik. Tujuannya menjamin transparansi pelaporan dan kecepatan penyetoran ke kas daerah.

      Prosedurnya, Dinas Perdagangan bekerjasama dengan Bank Jatim untuk penyediaan barcode dan internet banking. Dari masing-masing pasar tidak perlu setor ke Bojonegoro, tapi cukup scan barcode rekening penerimaan saja.

      "Uang hasil pungutan sewa dan retribusi sudah langsung masuk rekening kas daerah," tegasnya. 

      Untuk penerimaan saat ini masih sekitar Rp 1,2 miliar karena tarif sewa masih dilakukan appraisal oleh Tim Direktorat Jenderal Kekayaan Negara untuk pemutakhiran data dan penyesuaian tarif sewa. 

      "Prinsipnya tidak memberatkan pedagang dan bisa dibayar harian. Kami optimis di akhir semester satu ini target bisa tercapai," pungkasnya. (adv/rien)


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more