Sabtu, 21 Juli 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Dirikan 494 Posyandu Lansia di Lamongan

Editor: samian
Minggu, 08 April 2018
Totok Martono
PEDULI LANSIA : Pembina Posyandu Lansia Lamongan, Mahdumah Fadeli, saat mengunjungi para lansia di Lohgung.

SuaraBanyuurip.comTotok Martono

Lamongan - Kesehatan bagi warga golongan lanjut usia (lansia) juga mendapat perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan, Jawa Timur, dengan mendirikan 494 Pos Pelayanan Kesehatan Terpadu (Posyandu) Lansia. Posyandu yang tersebar diseluruh kecamatan di Lamongan ini menjadi bagian dari 1.740 posyandu yang ada.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan, Taufiq Hidayat, pembentukan Posyandu Lansia ini untuk memberdayakan lansia agar mandiri dan meningkatkan kualitas hidup mereka.

“Lansia memiliki kebutuhan kesehatan yang berbeda. Karena itu perlu ada upaya melalui Posyandu Lansia ini untuk menjangkau pelayanan kesehatan lansia,“ kata Taufiq Hidayat, kepada Suarabanyuurip.com.

Selain itu, dengan memberikan berbagai pengetahuan kesehatan, diharapkan bisa meningkatkan Angka Harapan Hidup (AHH).

AHH Lamongan sendiri menunjukkan tren peningkatan. Dari 71,67 tahun pada tahun 2015, naik menjadi 71,77 tahun pada tahun 2016. Selain itu Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Lamongan juga naik dari sebesar  70,03 di tahun 2016, menjadi tahun 70,34 (angka estimasi) di tahun 2017.

Selama Posyandu Lansia berlangsung, kegiatan yang dilakukan diantaranya penimbangan berat badan dan pengukuran tinggi badan, pengukuran tekanan darah, pemeriksaan kesehatan, pemeriksaan status mental, pemeriksaan hemoglobin, pemeriksaan urine, penyuluhan, dan konseling.

Tak hanya itu, juga dilaksanakan kegiatan senam lansia dan pengobatan, serta pemberian makanan tambahan.

Pada tahun 2017, Dinas Kesehatan menyediakan pengadaan stik untuk tes laboratorium sederhana seperti tensi, asam urat, kolesterol, gula darah dan hemoglobin. Sedangkan pada tahun 2018 menyediakan studi riwayat kesehatan lansia atau kohort lansia, kartu menuju sehat (KMS) dan buku pedoman lansia.

“Pengobatan pelayanan kesehatan yang diberikan dari hasil tes laboratorium yang dilakukan diberikan secara gratis,“ katanya menambahkan.

Sasaran Posyandu Lansia ini adalah mereka yang pra usia lanjuut (45-59 tahun), kelompok usia lanjut (60 tahun ke atas) dan kelompok usia lanjut dengan resiko tinggi (70 tahun ke atas).

Salah satu Posyandu lansia yang cukup berjalan yaitu Posyandu Lansia Teratai di Desa Lohgung, Kecamatan Brondong. Sekitar 85 lansia setiap bulannya mendapat pelayanan kesehatan dari poskesehatan desa setempat.

"Para lansia juga rutin mengadakan kegiatan senam setiap satu Minggu sekali, pengajian rutin dan kegiatan pemberdayaan lainnya, " kata Kepala Desa (Kades) Lohgung, Siyar.

Siyar mnambahkan, dengan berkembang majunya kegiatan Posyandu lansia, Pembina Posyandu Lansia Kabupaten Lamongan, Mahdumah Fadeli menobatkan Posyandu Lansia Teratai salah satu yang terbaik di Kabupaten Lamongan.

Anggota Posyandu Lansia, Suminah (63) mengaku senang dengan adanya kegiatan di Posyandu lansia.

"Senang bisa mengisi masa tua dengan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat. Tidak hanya duduk-duduk di rumah saja," terang Mbah Suminah.(tok)

Dibaca : 244x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan