Dirikan Rumah Cukagi untuk Anak Yatim dan Dhuafa

Minggu, 06 Oktober 2019, Dibaca : 471 x Editor : rozaqy

Ist
SOSIAL : LMI meluncurkan rumah Cuci Karang Gigi bagi yatim dan dhuafa di Cepu


SuaraBanyuurip.com - Ahmad Sampurno

Blora - Pergantian fase gigi dari gigi susu menjadi gigi permanen terjadi di kisaran usia 6 hingga 12 tahun. Ini merupakan usia rentan, karena di usia tersebut anak sedang gemar-gemarnya makan makanan manis seperti permen, kue, cokelat, dan es krim.

Sayangnya, pada masa ini pula biasanya anak-anak tidak mengimbangi dengan kebiasaan merawat dan menjaga kebersihan gigi setiap hari. Padahal, potensi sakit gigi terjadi bukan hanya pada orang dewasa, tetapi juga kanak-kanak.

Baca Lainnya :

    Laznas Lembaga Manajmen Infaq (LMI), meluncurkan rumah Cukagi (Cuci Karang Gigi) bagi yatim dan dhuafa di Cepu Kabupaten Blora Jawa Tengah. Bertempat di Rumah Cukagi Cepu Jalan Mentul nomor 101 Cepu.

    "Acara launchingnya kemarin (Sabtu, 5/10/2019)," ujar Manajer Laznas LMI area 2 Jateng Resma Edhi satria Minggu (6/10/2019).

    Baca Lainnya :

      Dijelaskan, Rumah Cuci Karang Gigi (Cukagi ) adalah sebuah tempat pelayanan untuk anak - anak yatim untuk diperiksa dan di cuci karang giginya.

      Menurutnya, program Cukagi di Cepu akan dilaksanakan rutin dan berkesinambungan. Selain itu, di rumah cukagi juga melayani pembayaran donasi Zakat, infaq, shodaqoh serta lainya dengan cara menghubungi petugas yang ada.

      Acara launching tersebut, kata dia,  menghadirkan belasan anak yatim yang ada di kawasan Mentul Cepu. Serta melakukan tasyakuran bersama warga sekitar tempat Rumah Cukagi.

      "Semoga program Cukagi menjadi salah satu ikhtiar Laznas LMI beserta para donatur dan mitra yang peduli, untuk turut menjaga kesehatan generasi bangsa, khususnya anak-anak yatim dan dhuafa," tuturnya.

       

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more