Dirpam Obvit Bubarkan Paksa Demo Pemuda Gayam

Kamis, 14 Maret 2013, Dibaca : 1524 x Editor : nugroho

sam
MASIH SHOCK : Narito, salah satu korban kekerasan oleh oknum Dirpam Obvit saat melakukan demo di proyek EPC-2 Banyuurip.


SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Unjuk rasa yang dilakukan Karang Taruna Putra Mandiri Desa Gayam, Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur dilokasi proyek engineering, procurement and construction (EPC) - 2 Banyuurip, Blok Cepu di bubarkan paksa oleh Direktorat Pengamanan Obyek Vital (Dirpam Ovit), Kamis (14/3/2013). Bahkan tiga pemuda sempat mendapat pukulan dari anggota brimob tersebut karena menolak untuk membubarkan diri.

Tiga pemuda yang menjadi sasaran amuk anggota Dirpam Ovit itu adalah Narito, Sawut dan Yono. Ketiganya adalah pemuda Desa Gayam.

Baca Lainnya :

    Dari pantauan, sebanyak tujuh anggota Dirpam Obvit mendatangi lokasi unjuk rasa di lapangan sepak bola Desa Gayam. Mereka kemudian berdialog dengan sejumlah pemuda dan meminta untuk membubarkan diri. Namun permintaan itu ditolak pemuda dengan alasan tuntutan mereka belum dipenuhi PT Inti Karya Persada Teknik (IKPT), kontraktor pelaksana EPC - 2 Banyuurip yang mengerjakan proyek pipa minyak Blok.

    Mendapat jawaban itu, beberapa anggota Dirpamovit bersenjata lengkap itu mulai kesal. Apalagi ada seorang pemuda yang merobohkan tenda milik IKPT yang dipindah di pinggira jalan. Tanpa pikir panjang, anggota itu menghajar pemuda tersebut dengan melayangkan beberapa pukulan ke kepala pemuda. Bahkan, ada salah satu anggota yang sempat mengkongkan senjatanya sambil mengancam para pendemo.

    Baca Lainnya :

      "Saya sempat dipukul kepala saya. Padahal kami ini hanya menuntut hak kami, tapi mengapa harus diperlakukan kasar seperti ini," kata Ketua Karang Taruna Putra Mandiri, Narito.

      Sementara itu, suarabanyuurip.com, masih berupaya menghubungi Komandan Dirpam Obvit untuk mengkalirifikasi tindakan kekerasan yang dilakukan oknum anggota terhadap pemuda Desa Gayam. (sam)

       


      Tidak ada komentar
      Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.

Show more