Jum'at, 26 April 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan
iklan

Dukung Kontraktor Lokal Rebut Peluang Pekerjaan

Editor: nugraha
Rabu, 21 Januari 2015

SuaraBanyuurip.com - Samian Sasongko

Bojonegoro - Tuntutan keterlibatan kandungan lokal secara maksimal di proyek Banyuurip, Blok Cepu, kembali mungemuka menjelang berakhirnya proyek rekayasa, pengadaan, dan konstruksi (Engineering, Procurement and Constructions/EPC) yang terletak di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur.

Warga dan kontraktor lokal sekitar proyek Banyuurip menuntut agar operator migas Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) dan kontraktor EPC melibatkan kandungan lokal secara maksimal seperti yang diamanahkan dalam Peraturan Daerah (Perda) Nomor 23 Tahun 2011 tentang Konten Lokal. Hal itu ditandai dengan adanya unjuk rasa di fly over (jembatan layang) Desa Sudu, hingga di bawa ke kantor EMCL di Desa Talok, Kecamatan Kalitidu, beberapa waktu lalu.

Kemudian diteruskan dengan pertemuan kontraktor lokal ring satu Banyuurip Blok Cepu dengan pejabat EMCL yang difasilitasi Tim Kandungan Lokal Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dan DPRD Bojonegoro, selasa kemarin. Dialog yang dilakukan kontraktor lokal ini mengundang simpati warga sekitar.

Menurut Untung, warga Desa Ringintunggal, Kecamatan Gayam, cara yang dilakukan kontraktor lokal dalam menyampaikan aspirasinya kali ini berbeda dengan sebelumnya. Kali ini para kontraktor lokal lebih memilih menggunakan jalan dialog ketimbang pengerahan masa.

"Saya mendukung cara dilakukan kontraktor ring satu Banyuurip. Karena lebih elegan, sopan dan lebih transparan," kata Untung kepada suarabanyuurip.com, Rabu (21/01/2015).

Karena itu, dia meyakini, apa yang akan dilakukan kontraktor lokal bukan semata-mata untuk kepentingan perusahaan, melainkan masyarakat ring 1. Karena dengan dilibatkannya kontraktor lokal pada proyek selanjutnya seperti perawatan, dipastikan keterlibatan warga lokal sebagai tenaga kerja akan bisa maksimal.

"Jadi, jika sampai terpaksa harus dengandemo, saya yakin pasti murni sesuai dengan hati nurani rakyat, dan tidak ada embel-embel apapun," tegas warga ring satu Banyuurip itu.

Dukungan sama juga disampaikan Bakir, Warga Sudu. Dia menyatakan, jika cara yang dilakukan kontraktor lokal santun dan profesional dalam menyampaikan tuntutan pasti akan mengundang simpati warga sekitar.

"Pasti saya tetap akan mendukungnya," pungkasnya. (sam)

Dibaca : 938x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>