Jum'at, 23 Agustus 2019
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

Dukung Pembangunan BLK Komunitas Berbasis Ponpes

Editor: samian
Kamis, 07 Februari 2019
Ririn Wedia
SILATUROHIM : Sugeng Bahagijo Gayeng Bersama Pengurus Ponpes Darusalam Dumas.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Darusalam Dumas, di Desa Kedungrejo, Kecamatan Sumberjo, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, sangat mendukung program rintisan Kementerian Tenaga Kerja yaitu Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas berbasis Ponpes.

Pengasuh Pondok Pesantren Darusalam Dumas, KH Mutohar, mengungkapkan, pendidikan di pondok yang didirikan tahun 1990 ini ada pendidikan formal dipadu dengan pendidikan pesantren.

Sementara kurikulum pendidikan ada dari Dinas, ada dari Kemenag, dan kitab salaf yang diberikan disela-sela pelajaran. Keberadaan gedung BLK Komunitas tentu sangat diharapkan oleh semua pihak termasuk warga Ponpes Darusalam Dumas ini.

Oleh sebab itu, butuh dukungan agar pembangunan BLK Komunitas bisa tepat sasaran, termasuk dukungan dari sosok Sugeng Bahagijo yang kini tengah memperjuangkan pembangunan BLK Komunitas baik berbasis Ponpes maupun Kecamatan.

"Ya, saya sangat senang sekali ada dukungan dari Kang Sugeng ini. Karena, baik santri maupun para siswa sudah mulai mengembangkan keterampilan diri," ujar bapak 7 anak ini.

Pihaknya berharap, supaya lulusan dari pesantren yang memiliki 750 santri ini punya wawasan yang bisa dimanfaatkan dikemudian hari. Karena dengan pelatihan seperti workshop dan peralatan pelatihan kerja BLK Komunitas ini sangat strategis untuk memacu partisipasi lembaga pemohon dalam rangka meningkatkan kualitas SDM dan daya saing.

Selain itu, bisa memperluas kesempatan pelatihan kerja bagi santri melalui BLK Komunitas. Terlebih, sekarang ini sudah banyak yang mempelajari bidang pertukangan, membuat paving, menjahit, dan masih banyak lagi.

"Program ini sangat penting karena kita ingin kaum santri di masa depan semakin kuat, semakin berperan dalam mengatasi kesenjangan, mengatasi kemiskinan yang ada di Indonesia,” katanya.

Sementara Anisah, salah satu santri menyampaikan, dengan adanya program ini, sebagai santri disamping mengaji yang menjadi prioritas utama juga mempunyai pengetahuan ilmu komputer dan bidang keterampilan lainnya.

"Selain komputer mungkin ada juga menjahit, bordir, dan lain sebagainya yang bisa bermanfaat kelak usai lulus," pungkasnya.

Sementara itu, Calon Legislatif DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Sugeng Bahagijo, mengaku, akan mendorong pembangunan BLK Komunitas berbasis Ponpes ini.

"Agar, masyarakat bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah melalui pelatihan dan sertifikasi yang didapatkan," ujar pria kelahiran Tuban, 4 April 1967 ini.

Aktivis yang pernah mencicipi pengetahuan IDS-SUSSEX UNIVERSITY (Inggris) pada tahun 2004 sampai UCL LOUVAIN LA NEUVE (Belgia) tahun 2008 itu bermimpi, selain adanya BLK Komunitas di Pondok Pesantren juga agar semua Kecamatan di Bojonegoro memiliki BLK Komunitas.

"Ada bahasa, ada industri kreatif, ada pengolahan,Jadi intinya membuka lebih luas kesempatan agar punya penghasilan pendapatan dan pekerjaaan dan Itu tidak gampang," lanjutnya.

Oleh sebab itu, pria berkacamata minus ini sudah mendiskusikannya dengan Menteri Tenaga Kerja dan Presiden Joko Widodo mengapa BLK Komunitas sangat penting bagi masyarakat khususnya di Bojonegoro dan Tuban.(rien)

 

 

Dibaca : 459x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan