Rabu, 19 September 2018
Selamat Datang | Register | Login
Follow us on : tw fb yt rss   
iklan

EMCL Gelar Seminar PIK Remaja Basis Desa

Editor: nugroho
Senin, 28 Mei 2018
ririn wedia
ANTUSIAS : Peserta mendengarkan materi dari nara sumber dalam lokakarya dan seminar PIK Remaja basis desa.

SuaraBanyuurip.com - Ririn Wedia

Bojonegoro - Sebanyak 65 peserta dari multi stakeholder di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengikuti lokakarya dan seminar pusat informasi dan komunikasi remaja (PIK-R) Basis Sekolah, dan PIK R Basis Desa yang dilaksanakan Operator Lapangan Banyuurip, Blok Cepu, ExxonMobil Cepu Limited (EMCL), di Room Meeting Hotel BONERO Residence, Senin (29/5/2018).

Juru bicara dan humas EMCL, Rexy Mawardijaya, menjelaskan, tujuan kegiatan ini adalah untuk mempublikasikan keberadaan dan kegiatan PIK Remaja serta menginisiasi perlunya keberadaan Pendidik Sebaya (PS) dan Konselor Sebaya (KS) kepada masyarakat luas.

Sebab, kata dia, remaja merupakan kelompok usia yang banyak menghadapi masalah karena berhubungan dengan perubahan-perubahan yang terjadi. Baik perubahan fisik, psikis, maupun sosial.

Perubahan fisik antara lain perubahan primer yang ditandai dengan berfungsinya organ reproduksi dan perubahan sekunder yang ditandai dengan perubahan struktur tubuh,suara, dan lain-lain.

Sementara perubahan psikis antara lain timbulnya perasaan sudah dewasa, sudah besar, sudah mandiri, dan tidak mau banyak diatur orang tua. Perubahan-perubahan itu berdampak pada tingkah laku,pola pikir, cara berpakaian dan pola pergaulan .

Pola pergaulan yang cenderung bebas karena pengaruh era globalisasi ditambah dengan kondisi rentan karena perubahan-perubahan itu, dapat menyeret remaja Indonesia ke dalam tiga masalah besar, yaitu  seksualitas, HIV dan AIDS serta NAPZA.

"Hal tersebut merupakan masalah besar karena menyangkut kesinambungan generasi manusia berkualitas," tandasnya.

Apabila tidak dapat menyikapi dengan baik ketiga masalah ini,maka generasi muda akan terjerumus ke dalam lembah hitam.

Untuk dapat mempersiapkan generasi berikutnya yang lebih berkualitas, maka masalah tersebut harus menjadi tanggung jawab bersama antara keluarga, masyarakat, dan negara.

Sementara itu, PIK R yang sebelumnya bernama PIK-KRR (Pusat Informasi dan Konsultasi) Kesehatan Reproduksi Remaja) merupakan wadah yang dibentuk oleh,dari,dan untuk remaja di bawah naungan  BKKBN di tingkat provinsi.

PIK R  bertugas menyebarkan informasi mengenai kesehatan reproduksi remaja, masalah seksualitas, HIV/AIDS, NAPZA, serta Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja (PKBR).(rien)

 

 

 

Dibaca : 474x
FB
Tidak ada komentar | Anda sebaiknya login atau register dulu untuk memberikan komentar.
Nama :
Email :

Diperkenankan: <strong>,<em>,<u>
iklan